368 Guru Gagal Sertifikasi

Ratusan guru peserta sertifikasi tahun 2011 DI Magetan harap-harap cemas.Pasalnya,mereka disinyalir salah mengisi data.Akibatnya,368 guru terancam gagal sertifikasi.Sehingga,nama mereka tidak masuk database online Kementrian Pendidikan Nasional(Kemendiknas). ”Kami sangat kaget,mengapa nama-nama mereka sampai tidak bisa masuk database sertifkasi di kemendiknas,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Magetan Bambang Trianto kepada koran ini kemarin(29/4).
Menurut Bambang,tahun 2011 ini Magetan mendapatkan kuota sertifikasi 1.459 guru.Namun,tidak dinyana yang 368 orang itu namanya hilang dari database.”Begitu tahu kami langsung koordinasi ke Surabaya.Tapi, hasilnya ternyata tidak bisa diubah karena sistem online tersebut,”terang dia.

Setelah dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendikan(LPMP) Jatim,dindik terus mengupayakan nama ke-368 guru itu. Pihaknya,secara khusus juga mengutus tim ke Jakarta. Tim tersebut terdiri dari dindik dan koordinator guru sertifikasi tahun 2011.”Kami akan terus mengupayakan agar nama yang tercoret tersebut bisa masuk database kembali.Namun,keputusan di tangan kemendiknas.”

Setelah dilakukan penelusuran,terang Bambang,ada beberapa penyebab kegagalan 368 guru tersebut mengikuti program sertifikasi.Pertama,masalah pengisian data pendidikan.Misalnya,ada salah satu guru yang mencantumkan data pendidikan sesuai dengan surat keputusan(SK)pengangkatan PNS. Padahal,yang bersangkutan saat ini sudah menempuh pendidikan sarjana.”Jadi datanya tidak sama.Karena tidak sama,akhirnya dicoret,”papar Bambang.

Selain data pendidikan,yang kebanyakan salah adalah masa kerja guru yang ikut sertifikasi.Dikatakan,dari hasil pemeriksaan dindik,kesalahan tersebut terletak pada guru atau sekolah atau UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan. Terutama,pada saat pengisian data serta koreksi yang kurang teliti.”Karena dindik hanya menerima soft copy-nya,langsung kami kirim ke Surabaya dan Jakarta,”ungkap dia.

Menurut Bambang,saat ini pihaknya tidak memiliki mewenang mengoreksi berkas sertifikasi.Karena itu, begitu menerima data guru dari sekolah maupun UPTD, berkas tersebut langsung dikirim. Hasil koordinasi dengan Jakarta,ke-368 guru tersebut akan mendapatkan prioritas pada tahap sertifikasi tahun 2012 mendatang.”Dari pusat menyatakan,guru yang gagal tahun ini diikutkan kembali tahun depan,”jelas Bambang.(rif/sad)

radarmadiun

Tagged with:     ,

About the author /


Lebih baik berbuat sesuatu yang bermanfaat meski itu kecil, daripada cuma bisa ngomong atau diam saja. Profil : Google + Komunitas Blogger Magetan

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Info Kerajinan

Kerajinan Bambu Ringinagung
Posted in: Info Kerajinan

Kerajinan Bambu ini juga merupakan satu dari beberapa kerajinan yang ada di kota magetan, seperti kerajinan kulit dan batik sidomukti. Sentra Kerajinan Bambu ini terletak di Desa Ringin Agung, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan. Ketika kita melewati jalan aspal menuju desa ringin agung ini, nampak di sebelah kanan kiri jalan banyak kerajinan bambu yang sedang dijemur […]

Read More

Info Hotel dan Villa

Info Lowongan Kerja

Lowongan Kerja Staff Marketing di Koperasi
Posted in: Lowongan Pekerjaan

Lowongan kerja di Magetan. Dibutuhkan Staff marketing dan Kolektor untuk wilayah kabupaten magetan. Dengan syarat sebagai berikut : Jujur dan disiplin Pria Minimal Pendidikan SMU/Sederajat Punya motor sendiri dan SIM C Usia maksimal 35 tahun Fasilitas : Gaji Pokok Bonus Jenjnag Karir Dll Bagi anda yang tertarik dan sesuai dengan persyaratan diatas silahkan kirim surat […]

Read More