Berlanjut, Demo Tolak Kenaikan BBM
Mar 31st, 2012 | By admin | Category: berita, magetanGelombang aksi penolakan kenaikan harga BBM berlanjut. Siang kemarin (29/3), giliran puluhan massa Orang Indonesia (OI) dan Hisbut Tahrir Indonesia (HTI) yang turun ke jalan. Massa OI menggelar aksi di gedung DPRD dan Pendapa Surya Graha. Sedangkan massa HTI berunjuk rasa di depan Pasar Baru Magetan.
Koordinator aksi OI Sifaul Anam mengungkapkan bahwa kenaikan harga BBM akan membawa dampak negatif di semua sektor. Salah satunya lonjakan harga kebutuhan pokok. (Presiden) SBY harus mengurungkan niatnya menaikkan harga BBM. Jika ngotot tetap menaikkannya, kami akan turun jalan lagi dengan melibatkan kaum buruh dan petani, kata Anam.
Massa fans fanatik Iwan Fals itu kemarin juga membawa sebuah keranda sebagai simbol matinya nurani penguasa. Sedianya, keranda itu dibakar di depan gedung dewan. Namun lantaran ketatnya penjagaan, urung dilaksanakan. Massa juga menampilkan teatrikal berupa adegan goro-goro punakawan yang menyampaikan pesan ketertindasan rakyat akibat kenaikan BBM.
Saat di gedung DPRD, massa OI diterima Wakil Ketua DPRD HM Shoim dan H Sutikno, serta dua anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan Hari Siswanto dan Suparlan. Fraksi kami tetap mendukung penuh, karena kami selalu berjuang bersama rakyat. Kami tetap menyalurkan aspirasi masyarakat ini, terang Hari Siswanto.
Sementara itu, aksi HTI Magetan diikuti ratusan massa. Awalnya, mereka berkumpul di Monumen Adipura sisi timur Pasar Baru Magetan. Tak hanya orang dewasa, unjuk rasa diikuti anak-anak. Sejumlah poster dan bendera pun diusung. Massa juga membagikan selebaran penolakan kenaikan harga BBM kepada pengunjung Pasar Baru dan pengguna jalan yang melintas. Kami menolak kenaikan harga BBM. Ini dzolim terhadap rakyat Indonesia, kata Wikyo, pengurus DPD II HTI Magetan.
Massa HTI menilai pembatasan subsidi BBM merupakan langkah yang berbau liberalisasi migas. Pencabutan subsidi BBM berarti sama dengan memaksa rakyat untuk beralih ke BBM non subsidi seperti pertamax, terang Anwar Sanusi, orator aksi tersebut. (wka/isd)
radarmadiun





Leave a Reply