artikel magetan nasionalisme sejarah

Gambaran Umum Kabupaten Magetan

Kabupaten Magetan merupakan suatu daerah yang perbatasannya di sebelah barat Gunung Lawu, menuju kebarat daya merupakan deretan gunung-gunung Sidoramping, gunung Jobolarangan dan Gunung Kukusan, berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah.

Bagian Utara merupakan dataran yang bergelombang naik, mengarah dari arah timur ke barat sampai ke kaki gunung Lawu berbatasan dengan Kabupaten Ngawi. Bagian sebelah selatan merupakan dataran rendah berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Bagian sebelah Timur dataran rendah melandai berbatasan dengan Kabupaten Madiun.

Sungai yang memotong daerah Magetan menjadi dua bagian mulai dari pangkal sumber dibawah Cemorosewu, gunung Kendil dan gunung Sidoramping adalah sungai Gandong yang merupakan jalur bersejarah, penuh dengan misteri serta ditaburi dengan makam-makam peninggalan kuno.

Kabupaten Magetan merupakan Kabupaten terkecil kedua di Propinsi Jawa Timur setelah Kabupaten Sidoarjo. Dengan luas wilayah kurang lebih 668.850 Km2. Dengan jumlah penduduknya adalah 692.208 jiwa. Terbagi menjadi menjadi 18 Kecamatan dan 235 Desa.

Produk unggulan yang dimiliki oleh Kabupaten Magetan diantaranya adalah kerajinan kulit yang berada di jalan sawo Kelurahan Selosari, disitu terdapat perkampungan pengrajin kulit yang sudah terkenal. Selain itu Magetan juga memiliki kerajinan bambu dan batik juga. Disektor pertanian magetan juga terkenal dengan jeruk pamelonya, daerah penghasil jeruk tersebut di singkat BETA SOKA (Bendo, Takeran dan Sukomoro) , selain jeruk juga ada durian taring.

Karena letak geografisnya, Magetan mengalami 2 masalah yaitu keterisolasian daerah dan ketersediaan air yang terbatas di musim kemarau (magetan bagian selatan). Untuk mengatasi 2 masalah tersebut, Pemerintahan Magetan melakukan pembangunan jalan tembus Magetan – Karanganyar dan juga membangun Waduk Gondang di daerah Poncol.

Dilihat dari sejarah, Kabupaten Magetan dahulu merupakan daerah Mancanegoro Mataram yaitu daerah taklukan kerajaan Mataram. Di daerah Magetan juga banyak terdapat peristiwa dan peninggalan-peninggalan sejarah, hal ini bisa dilihat dari adanya petilasan-petilasan yang diperkirakan sebelum jaman majapahit. Yaitu peninggalan – peninggalan purbakala, antara lain di Sonokeling Desa Kepolorejo Kecamatan Kota Magetan, terdapat makam membujur kearah utara selatan dengan batu nisan terbuat dari batu andesit berukuran 34 cm, tebal 26 cm dan tinggi 66 cm. Pada satu bidangnya terdapat tulisan jawa kuno dengan huruf kwadran (masa abad XI Masehi), tepatnya pada masa Kediri. Kemudian peninggalan purbakala di Dukuh Sadon Desa Cepoko Kecamatan Panekan berupa reruntuhan candi, di Sendang Kamal Desa Kraton Kecamatan Maospati terdapar sebuah kolam pemandian kuno dan tiga buah prasasti berbentuk maejan, prasasti di Desa Bulugledeg Kecamatan Bendo dan Desa Bulu Kecamatan Sukomoro. Di Desa Simbatan Wetan Kecamatan Takeran terdapat petirtaan dan arca pancuran (penduduk setempat mengatakan sendang beji). Dan masih banyak lagi cerita sejarah di Magetan dan juga sejarah terbentuknya Kabupaten Magetan.

admin
Lebih baik berbuat sesuatu yang bermanfaat meski itu kecil, daripada cuma bisa ngomong atau diam saja. Profil : Google + Komunitas Blogger Magetan
http://kotamagetan.com

27 thoughts on “Gambaran Umum Kabupaten Magetan

  1. ayo kita rame rame menananm pohon dimagetan..biar magetan tambah seger,,adem,,dan nyaman…goooooo magetan

  2. aku ingat waktu kecilll dulu..th 85 an..setiap kali pagi ambegan metu..uapnya..seger banget…ohhhh magetanku ayo di iji royo royo ne meneh…………….

  3. nek mgt penduduke 1 jt..dan setiap bulan penduduknya di wajibkan nanam pohon 5 saja,,,maka dalam 1 bln jadi 5 jt..dalam 1 th..jadi 60 jt pohon..dan tinggal menunggu program ini dilaksanakan berapa tahun,,,,,maka dalam sepuluh tahun magetan seger maneh..airnya banyak lagii…..tidak kering kerontang…………..BRAVO Magetan

  4. pak bupati magetan…mungkin saran saya ini bisa dimasukkan dalam agenda bulanan dalam acara gugur gunung di tiap RT….pokoke menanam,merawat,memetik,menikmati,manfaat….

  5. pak bupatinya orang SH terate maka dibangum padepokan terate kabupaten dam dsetiap kecamtan,pkai APBD pstinya! kenapa bukan padepokan IPSI

  6. Pingback: berita terbaru 2011
  7. Salam teman teman di magetan saya sebagai pegiat LSM Bina Swadaya yang ditugaskan di Klaten Jateng kami bermaksud igin megembangkan magetan sesuai dengan pengalamanku di LSM Bina swadaya mudah mudahan tahundepan kami sudah bisa berbuat untuk Magetan

  8. assallamualaikum wr.wb
    mau tanya donk.. websitenya pengadilan agama kabupaten magetan ada yg tau gaa?? info donk.. tolong yaa.. urgentt πŸ™

  9. pak bupati sy sangat setuju sekali dgn usul kang supriyanto……
    bp buati tinggal menghimbau pd masyarakatnya utk menanam tanaman di pekarangan 2 pohon saja tiap taun. itu sdh sangat membantu sekalii….klo perlu diberi bantuan pohon buah…seperti yang dilakukan pd masa orde baru….tiap musim penghujan tiap KK dikasih 3 pohon, sy ingat wktu itu mangga dan melinjo. mungkin bs dicontoh.mksh

  10. bapak bupati, sy bangga dng pembanguna di kota magetan skrg ini….tapi itu semua pasti ada plus minusnya……
    di daerah saya (takeran) pembangunan luar biasa, pelebaran jalan, selokan dll. tapi sy prihatin dgn pembangunan selokan di sepanjang jln gorang gareng madiun….dulu selokan sangat lebar dan dalam tp sekarang jadi sempit…apa kedepannya tdk bermasalah,…dmn tanah akan banyak tertutup plester,sehingga resapan kurang…sehingga dpt dipastiakan selokan tdk akan menampung air hujan…pa lagi ditambah dgn adanya sampah…

  11. Macam mana nak hubungi?
    Saya mencari kawan lama
    Mariati di
    D5,RT 6/2
    Desa bulugledeg
    Magetan
    Isu kecemasan
    Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *