Bagi warga Magetan atau wisatawan yang hendak ke Telaga Sarangan kini harus ekstra hati-hati.Sebab, pembangunan akses jalan menuju kawasan wisata ikon Magetan itu terus dikebut.Setelah pembangunan jalan tembus Sarangan-Tawangmangu klir,proyek jalan dibangun pada segmen Telaga Wurung.Di titik tersebut,ada beberapa alat berat dan tumpukan batu.’Harus hati-hati.Karena ada penyempitan jalan akibat lalu lalang kendaraan berat dan dump truk,’terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum,Samuri,kemarin(18/7).

Menurut dia,pelebaran jalan tersebut dimulai dari Sarangan hingga Ngerong.Panjangnya mencapai hampir 2 kilometer dengan lebar as jalan 7,5 meter. ‘Pembangunan proyek ini dibiayai oleh APBD Jatim,’ kata Samuri.Menurut dia,proyek pelebaran jalan Ngerong-Sarangan ini sebagai fasilitas pendukung dibukanya jalur jalan tembus Sarangan-Tawangmangu.’Dengan pelebaran tersebut,jalur wisata dan jalan tembus semakin lapang,’kata Samuri.

Pantauan koran ini,akibat pelebaran jalan tersebut, sejumlah lahan milik warga ikut terkena dampaknya. Namun,sejak dua tahun lalu,Pemkab Magetan sudah melakukan pembebasan lahan.’Pelebaran jalan dikerjakan dari anggaran provinsi.Sedangkan pembebasan tanahnya menjadi kewenangan pemkab,’ujar Samuri.

Di segmen Telaga Wurung,terlihat ada empat alat berat dan sejumlah dump truk.Mereka sedang mengepras tebing di tikungan telaga.’Selama pengerjaan proyek,memang aktivitas lalu lintas agak terganggu.Tapi,petugas selalu mengawasi dengan cara sistem buka tutup,’ujarnya.(rif/isd)

radarmadiun