Komisi Yes, Fraksi No
Dec 23rd, 2009 | By admin | Category: berita, magetanPemkab Magetan akhirnya merealisasikan pengadaan delapan mobil dinas baru. Mobil kinyis-kinyis -dua sedan Toyota Altis dan enam Toyota Kijang Innova-itu diperuntukkan wabup, sekkab, empat komisi di DPRD, dinas koperasi dan UKM, serta badan pemberdayaan masyarakat.
Tak urung, pengadaan mobil dinas dari anggaran 2009 itu langsung menuai sorotan keras dari anggota Fraksi Magetan Bersatu, Djoni Purnomo. Dia tak ingin dewan ikut membebani keuangan pemkab. “Kalau masih mobil operasional komisi boleh, lah. Tapi kami tetap menolak bila fraksi juga akan diberi fasilitas mobil dinas,” tegas Djoni.
Menurut Djoni, fraksi bukanlah kelengkapan DPRD sehingga tidak mendesak untuk mendapat mobil dinas. Terkait banyaknya mobil dinas yang dibeli pemkab, imbuh dia, juga harus melihat lagi segi kegunaannya. ”Apalagi ada kebiasaan dem-deman mobil dinas kan jatuh ke tangan pejabat setelah ada yang baru,” ujarnya.
Deretan mobil dinas yang dibeli Pemkab Magetan itu kemarin (22/12) tampak terparkir rapi di samping pendapa Surya Graha Magetan. Semuanya sudah dipasangi plat nomor merah. Sesuai rencana, sedan Toyota Altis 1.8 G dipakai untuk kendaraan dinas sekkab, sedangkan Toyota Altis 2.0 V untuk wakil bupati. Sedangkan, empat komisi di dewan mendapat jatah empat mobil Toyota Kijang Innova. Dinas koperasi dan UKM serta badan pemberdayaan masyarakat masing-masing juga kebagian Kijang Innova.
Secara terpisah, Kabag Umum dan Perlengkapan Pemkab Magetan Iswahyudi Yulianto menilai, mobil dinas itu sudah sesuai dengan aturan dan kebutuhan. Apalagi, sudah delapan tahun lebih mobil dinas wabup dan sekkab tidak pernah diganti.
Kata Yuli, pengeluaran pemkab untuk membeli mobil baru itu lebih rendah dibanding daerah lain. ”Di daerah lain fraksi-fraksi di DPRD ikut menerima mobil operasional sebagai penyediaan sarana pra sarana dari sekretariat dewan. Kami baru mampu untuk penyediaan mobil operasional komisi,” jelasnya.
Menurut Yuli, mobil-mobil dinas itu akan diserahkan dalam waktu dekat. Anggaran pengadaan mobil itu, imbuh dia, menelan anggaran sekitar Rp 1,999 miliar. Rinciannya, harga satu unit Kijang Innova Rp 198 juta, Altis 1.8 G Rp 301 juta dan Altis 2.0 V Rp 324 juta.
Tahun depan, kata dia, pemkab hanya mengajukan dua mobil dinas baru untuk dua instansi yang belum kebagian. ”Tapi anggarannya lebih rendah. Rencananya akan digunakan dinas perhubungan danĀ badan ketahanan pangan,” terangnya. (ari/hw)
jawapos





Leave a Reply