Okky Madasari, Kartini Asal Magetan yang Jadi Novelis

Apr 24th, 2010 | By admin | Category: berita, magetan

Semakin banyak saja ”Kartini-Kartini” asal Magetan yang berkiprah di pentas nasional. Salah satunya, Okky Madasari. Perempuan asal Sukomoro, ini baru saja meluncurkan novel berjudul Entrok. Bagaimana ceritanya?

M. ARIF WIDIYANTO, Magetan

WAJAHNYA kalem. Namun, gaya bicara dan tutur katanya menunjukkan bahwa Kartini asal Magetan ini adalah orang yang cerdas. Apalagi, ia pernah menekuni dunia jurnalistik. Dia adalah Okky Puspa Madasari, anak Magetan yang melahirkan novel berjudul Entrok.

Kemudian, tangannya membolak-balikkan lembaran novel Entrok. Cerita di dalamnya sebagian bersetting Magetan-Madiun. ”Novel ini sebagian besar memang terinspirasi dari lingkungan aku di Magetan,” kata Okky, kemarin (21/4).

Menurut dia, entrok adalah dialek jadul (jaman dulu) khas Magetan-Madiun. Yang berarti, maaf, kutang alias BH. ”Inspirasinya berdasar pengalaman pribadi,” ungkap alumnus SMA Negeri 1 Magetan itu.

Sekilas, novel Entrok itu berkisah tentang seorang ibu dan anak perempuannya bernama Marni dan Rahayu. Sang ibu lahir di masa pendudukan Jepang atas Indonesia. Namun, perempuan itu berjuang dan pantang menyerah untuk melepaskan diri dari jurang kemiskinan.

Bagi Okky, menulis dan jurnalisme telah diminati semenjak remaja. Ketika menimba ilmu di SMP 1 Magetan, perempuan kelahiran 30 Oktober 1984 ini aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler majalah dinding (mading).

Begitu pula di SMU 1 Magetan. Ketertarikannya pada dunia tulis menulis semakin terasah. Waktu itu, ia masuk dalam kepengurusan majalah sekolah Mahardika, milik SMAN 1 Magetan. ”Dari hobi menulis, kemudian menekuni dunia kewartawanan. Jadi klop,” kata jebolan jurusan Hubungan Internasional Universitas Gajah Mada Jogjakarta tersebut.

Menurut Okky, novel Entrok diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi kaum perempuan di Magetan. Diceritakan, ada sebuah keluarga yang harus berhadapan zaman yang dikuasai senjata. Tentara Jepang yang datang untuk minta uang keamanan, dan lain-lain. Katanya, semua itu adalah kenyataan yang terjadi pada masa itu. ”Bahkan, sebagian masih terus terjadi hingga sekarang.”

Okky berpesan kepada generasi muda yang masih sekolah tentang pentingnya kebiasaan membaca. “Zaman aku dulu, di Magetan atau Madiun belum ada toko buku. Kalau mau baca ya ke perpusatakaan. Tapi, koleksi bukunya lama. Beda dengan generasi sekarang. Apalagi, dengan hadirnya internet. Maka generasi muda harus giat membaca,” ujar dia.

Bagaimana dengan peringatan Hari Kartini dan novelnya yang berkisah soal kaum hawa? Ia menitip pesan, ”Saat ini tidak ada lagi sistem yang membatasi kaum wanita. Sebab itu, perempuan itu sendiri yang harus bisa menggali dan memanfaatkan potensi yang dimilikinya,” kata Okky

Lalu apa target di masa mendatang? Perempuan asal Sukomoro tersebut mengaku akan terus berkarya. ”Mudah-mudahan, novel-novel aku tidak hanya diakui di tingkat nasional, tapi juga internasional,” tutur dia. ****(isd)

jawapos

Kata Kunci Untuk Artikel ini :

Artikel yang Berhubungan:

One Response to “Okky Madasari, Kartini Asal Magetan yang Jadi Novelis”

  1. ndru on April 24th, 2010 at 10:48

    semoga juga akan lahir kartini-kartini lainnya dari MAGETAN
    ndru´s last blog ..Peringatan Hari Kartini SMAN 1 Magetan My ComLuv Profile

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Sponsors

Toko Sepatu Magetan Online readbud - get paid to read and rate articles Netsol Ngawi
 

Banner KOBAMATA


    Copy Code di Bawah :

Banner Blogger Magetan


    Copy Code di Bawah :

Jejaring


Foto Magetan