Categories

  • No categories

16 Feb | in berita, magetan   0

Penerimaan Pajak Lampaui Target

Masyarakat Magetan semakin sadar membayar pajak. Buktinya, tahun 2009, penerimaan pajak melampaui target. Dibandingkan tahun 2008, realisasinya mencapai 109 persen. ”Dari tahun ke tahun, realisasi pajak selalu naik,” kata Sudarmadi, Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Magetan, kemarin (14/2).

Data kantor Pajak Pratama Ngawi, yang membawahi Magetan, penerimaan pajak tahun 2009 mencapai Rp 168,9 miliar dari target Rp 154,5 miliar. Untuk tahun 2010 ini, ditargetkan pendapatan sebesar Rp 160,7 miliar.

Diharapkan target tersebut direalisasi sektor pajak Rp 134,6 miliar. Sedangkan dari PBB (pajak bumi dan bangunan) serta BPHATB (bea perolehan hak atas tanah bangunan) ditargetkan sebesar Rp 26 miliar.

Menurut Sudarmadi, terlampauinya penerimaan pajak di atas target itu tak lepas dari gencarnya sosialisasi yang dilakukan KP2KP. ”Kami juga terus menggali potensi wajib pajak di luar yang sudah dibakukan,” kata dia.

Terkait target penerimaan pajak ini, kata Sudarmadi, kantor KP2KP Magetan tidak diberikan target penerimaan pajak. Sebab, Magetan fokus pada penyuluhan kepada masyarakat. ”Kami ini kepanjangan tangan dari KP2 Pratama Ngawi.”

Sudarmadi mengatakan, untuk menghitung besarnya pajak, sekarang telah menggunakan sistem menghitung sendiri oleh wajib pajak. Sedangkan kantor pajak hanya melakukan pengawasan.

Dengan sistem tersebut, terang Sudarmadi, diharapkan kejujuran para wajib pajak terhadap penghasilannya yang didapat dalam setahun. Sementara, untuk Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang tidak lagi dikirim ke wajib pajak, namun wajib pajak harus mengambil sendiri di KP2KP Magetan.

”Jadi, sekarang ini, wajib pajak dituntut kejujurannya untuk pengenaan pajak penghasilannya dalam satu tahun,” katanya.

Dia melihat, potensi wajib pajak di Magetan sebenarnya masih cukup besar. Itulah sebabnya, di tahun 2010 ini, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat semakin sadar membayar pajak. ”Karena dengan pajak, kita bisa membangun,” ujar dia. (rif/isd)

jawapos

Kata Kunci Untuk Artikel ini :

Artikel yang Berhubungan:

Lebih baik berbuat sesuatu yang bermanfaat meski itu kecil, daripada cuma bisa ngomong atau diam saja.

Share this

  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Banner Blogger Magetan

Banner KOBAMATA