21 May | in berita, magetan 0
Pesawat Layak Terbang, Cuaca Normal
Tragedi jatuhnya pesawat Hercules nomor penerbangan A-1325 belum diketahui pasti penyebabnya. Pernyataan resmi TNI AU melalui Kapentak Lanud Iswahjudi Mayor Sutrisno kepada media menyatakan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
Sumber Pentak Lanud Iswahjudi, Magetan menyatakan, Hercules A-1325 itu bertolak dari bandara Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Lanud Iswahjudi di Magetan. Kemudian melanjutkan penerbangan di empat bandara lain di wilayah Indonesia timur, Diantaranya, Makasar, Kendari, Ambon dan Biak. Dengan Pilot Mayor Pnb Danu, dan copilot Mayor Pnb Younan. Pesawat tersebut mengangkut 11 kru dan 99 orang penumpang yang terdiri dari TNI AU dan sipil.
Kontak pertama dengan Lanud Iswahjudi dilakukan Hercules A-1325 pada pukul 06.19, dengan ketinggian pesawat 112 ribu feet menuju 7 ribu feet. Sekitar pukul 06.22, ada kontak lagi, pesawat dari posisi 7 ribu feet menuju 3 ribu feet. ”Kondisi cuaca dilaporkan dalam keadaan normal,” jelasnya.
Sekitar pukul 06.27, posisi final pesawat berada di ketinggian 1.000 feet. Tower Lanud Iswahjudi pukul 06.28 memerintahkan pesawat run away in slight, atau landasan siap. Namun, sekitar pukul 06.29 tower kehilangan kontak atau lost contact dengan Hercules A-1325. ”Belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat Hercules di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Magetan,” jelas Sutrisno.
Dijelaskan, setiap melakukan penerbangan, pesawat melalui tahapan pengecekan. Dan, dinyatakan pesawat dalam keadaan layak terbang. Sutrisno menambahkan, cuaca dalam kondisi baik pula. ”Persoalan lain, di luar jangkauan manusia,” jelasnya.
Dia menambah, data Lanud Iswahjudi jumlah penumpang yang tewas di lokasi sebanyak 95 orang. Dari jumlah itu, 92 penumpang sudah dievakuasi. Sedangkan, tiga lainnya masih dalam tahapan evakuasi. Pasalnya, ketiganya masih dijepit badan pesawat. Dari tragedi tersebut, 15 penumpang selamat. 10 menderita luka ringan, dan lima lainnya mengalami luka berat. Mereka di rawat di RSUP dr Soedono Madiun, dan RS Lanud Iswahjudi.
Penjelasan Kapentak, ada satu pejabat penting TNI AU yang ikut menjadi korban jatuhnya Hercules. Dia adalah Pangkosek IV Marsma TNI Harsono.
Sementara, sekitar pukul 13.00, Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral Suwarno di dampingi Bupati Magetan Sumantri mendatangi TKP. Badan pesawat yang menjepit tiga korban yang belum dievakuasi saat itu sedang sedang dipotong menggunakan gergaji. Di saat yang bersamaan, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan baling baling pesawat yang lokasinya berada sekitar 200 meter dari bangkai pesawat.
Sekitar pukul 18.00, Kapolda Jatim Irjen Pol. Anton Bahrul Alam mendatangi RS Lanud Iswahjudi. Kapolda menyempatkan diri melihat secara langsung identifikasi korban di kamar mayat. Selain itu Kapolda juga menjenguk tiga korban selamat yang berada di ruang ICU RS Lanud Iswahjudi. Tiga korban itu masing-masing Angga, 3 tahun, Moh. Saputra, Rudy Iswanto, 38. (ota/irw)
(jawapos)
Kata Kunci Untuk Artikel ini :
Artikel yang Berhubungan:
Lebih baik berbuat sesuatu yang bermanfaat meski itu kecil, daripada cuma bisa ngomong atau diam saja.