Puluhan Sopir Angkota Mogok
Jan 23rd, 2010 | By admin | Category: berita, magetanSetelah beberapa kali urung, angkotan kota (angkota) lyn A, B, dan D di Magetan akhirnya mogok. Puluhan sopir beserta armadanya, siang kemarin (22/1) nggeruduk gedung DPRD setempat.
Mereka memprotes rute lyn C yang melenceng dari kesepakatan awal saat dialog di kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), beberapa waktu lalu.
”Karena sudah ada pelanggaran kesepakatan, kami akhirnya meminta Dishub dan pihak terkait untuk penertiban rute,” ujar Yoyok Setyo Utomo, ketua Koperasi Manunggal, saat dialog dengan anggota Komisi IV yang dipimpin oleh wakil ketua DPRD Sofandi.
Menurut Yoyok yang juga guru SMPN 2 Magetan itu, saat dialog di kantor Dishubkominfo, dirinya selaku koordinator lyn A, B dan D bersepakat dengan koordinator lyn C untuk menertibkan anggotanya.
”Akan tetapi, ternyata lyn C tidak mau tertib. Kami pun sepakat mogok dan minta kepada dewan untuk menjadi mediator terkait dengan penertiban rute ini,” kata Yoyok di hadapan anggota dewan.
Aksi mogok tersebut diawali sekitar pukul 08.00. Setelah jam sekolah, angkota lyn A, B dan D ramai-rami berkumpul di Terminal Magetan. Kemudian, mereka bersama-sama menuju gedung DPRD.
Selain itu, pada saat bersamaan, beberapa sopir dan koordinator angkot lyn C juga menuju gedung dewan. Selain memprotes rute lyn C, para awak angkot juga meminta kepada Dishubkominfo agar dilakukan penertiban mobil penumpang umum (MPU) jurusan Parang, Plaosan, dan Panekan. ”Termasuk penertiban becak motor yang mulai marak di Magetan,” kata Yoyok.
Menurut wakil ketua DPRD, Sofandi, pihaknya akan segera mengundang Dishubkominfo, dan Polres untuk melakukan kajian terkait dengan rute angkota di Magetan. Ia juga berjanji untuk mengajak bicara paguyuban angkot, MPU dan becak terkait dengan penertiban angkutan umum.
”Kalau semua mau tertib tentu akan enak. Makanya, hasil kunker d Manado terkait keberadaan angkot akan kami kaji untuk diberlaukan di Magetan,” terang wakil rakyat dari Partai Golkar ini.
Sementara itu, Sugeng Wahyono, anggota Komisi D dari Partai Amanat Nasional, mengatakan, semua lyn harus menaati rute yang telah ditetapkan hingga ada keputusan setelah dilakukan dialog segitiga.
”Keberadaan angkot saat ini sudah susah karena sepeda motor marak. Mengapa harus ribut, semua pasti ada solusi dengan penataan antar jalur. Sehingga, angkot dan angkutan umum lain itu bisa saling terkait serta sama-sama menguntungkan,” katanya. (rif/isd)
jawapos





Leave a Reply