Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

Mar 2nd, 2010 | By admin | Category: berita, magetan

Angin puting beliung menerjang Desa Jomblang, Kecamatan Takeran, Magetan, sore kemarin (27/2). Terjangan angin berkekuatan dahsyat itu merobohkan sejumlah pohon. Diperkirakan ada puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Terutama di bagian atap. Termasuk, kandang ayam berukuran besar di dekat SPBU setempat.

Pohon tumbang melintang di jalan yang menghubungkan Madiun – Magetan. Akibatnya, arus kendaraan macet selama beberapa jam, menunggu petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Magetan memotong pohon dan menyingkirkannya. ”Total ada sekitar 10 pohon di Jomblang yang roboh. Itu belum yang masuk Desa Kerang,” ujar Marjianto, Kepala Desa Jomblang, kemarin (27/2).

Menurutnya, robohnya pohon tersebut disebabkan empasan angin puting beliung saat hujan deras mengguyur desa itu sejak pukul 14.00 WIB. Marjianto langsung menghubungi Dinas PU. “Selama satu jam, petugas dan sejumlah warga berhasil memotong dan memindahkan pohon. Sehingga arus lalu lintas kembali lancar,” terangnya.

Tidak hanya pohon roboh, Marjianto juga dibingungkan dengan banyaknya kerusakan yang ditimbulkan angin puting beliung di desanya. Menurutnya, aliran listrik dan telepon di Jomblang mati total. Begitu pun dengan kondisi Desa Kerang dan Tawangrejo. ”Warga kami cukup dirugikan dengan kejadian ini. Sebab angin puting beliung merobohkan tanaman padi seluas 20 hektare. Padahal dua minggu lagi, tanaman tersebut akan dipanen,” paparnya.

Angin puting beliung bahkan menerbangkan genting rumah warga Desa Jomblang. Diperkirakan jumlah rumah yang rusak akibat puting beliung mencapai puluhan. Namun, Marjianto masih belum bisa menunjukan nominal kerugian akibat peristiwa tersebut. Pihaknya masih terus mendata kerusakan yang dialami warga. “Total kerugiannya masih belum dihitung. Soalnya yang rusak bukan hanya rumah tapi juga kandang ayam dan sawah milik warga,” jelasnya.

Pantauan di lokasi, kandang ayam milik Sabil Anshori di dekat SPBU Desa Jomblang roboh. Menurut Iwan, penjaga kandang, saat itu dia berada di samping kadang. Tiba-tiba angin menerjang dan memporak-porandakan kandang tersebut. “Saya langsung lari menghindar. Kalau total kerugian saya belum tahu. Yang jelas, kandang ini nggak ada ayamnya,” terangnya.

Sementara itu, kepanikan juga dialami warga Desa Kerang. Pasalnya angin puting beliung menerbangkan atap rumah warga dan merobohkan sejumlah pohon. Bahkan arus listrik dan telepon di desa itu mati. Kondisi tersebut menyebabkan lingkungan desa gelap. “Karena keterbatasan tenaga dan listrik mati total, akhirnya atap rumah yang rusak belum diganti. Mungkin besok, warga mulai memperbaikinya,” ujar Suwoto Hadi Prayitno, warga Desa Kerang. (aan/jpnn/end)

jawapos

Artikel yang Berhubungan:

This entry was posted on Tuesday, March 2nd, 2010 and is filed under berita, magetan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Sponsors

 

Banner Blogger Magetan


    Copy Code di Bawah :


Jejaring


Foto Magetan