5 Feb | in berita, magetan 0
Rebutan Air, Potong Pipa
Gara-gara tetangga desa memasang pipa saluran air tak izin, masyarakat Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Magetan, ”marah”. Warga bersama perangkat memotong pipa warna putih yang dipasang penduduk Desa Dadi.
”Pemasangan pipa ini tidak koordinasi dengan kami. Makanya, setelah dirembug, kami melakukan protes dan pipanya langsung dipotong,” ujar Kepala Desa Ngancar Yulianto, kemarin (4/2).
Dari topografi, wilayah Desa Dadi memang berada di bawah Ngancar. Kedua desa ini bertetangga. Masalah air selama ini termasuk sensitif, meski desa di sekitar memanfaatkan sumber air yang berada di seputaran lereng Gunung Lawu. ”Kalau koordinasi kan enak. Bisa dibicarakan. Kami khawatir jika musim kemarau tidak bisa menggarap lahan karena air habis,” kata Yulianto.
Selama ini, di Ngancar, pemanfaatan air digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan pengairan sawah. Begitu juga dengan desa sekitarnya. Mereka mengambil air dari Kali Gandong yang bersumber pada sumber Pundak Kiwo.
Selain Ngancar, sedikitnya ada lima desa di wilayah Plaosan yang memanfaatkannya. ”Kebutuhan air di musim kemarau banyak. Tapi, kalau semua dikomunikasikan tentu akan bisa dilakukan penataan,” kata Yulianto.
Pemotongan pipa tersebut dilakukan masyarakat Ngancar bersama perangkat desa setempat pada Kamis pagi. Mereka memotong pipa saluran air ukuran tiga dim yang berwarna putih tersebut. ”Pemotongan ini merupakan kebijakan desa,” ucap dia.
Rencananya, pipa tersebut untuk memenuhi kebutuhan air Dusun Gopakan Desa Dadi, yang bertetanggaan dengan Desa Ngancar. Tak ingin masalah ini melebar, pihak kecamatan dan kepolisian sektor Plaosan berencana menggelar rembug bersama. Selain itu, polisi juga membawa potongan pipa milik warga Dadi yang dipotong masyarakat Ngancar.
Kamis siang, dua anggota DPRD Magetan, Suwarno (wakil rakyat dari Dapil Plaosan) dan Widodo Tri Saksono (Fraksi Partai Amanat Nasional) mengunjungi desa tersebut. ”Kami berharap, pihak kecamatan bisa menjadi penengah. Sehingga, masalah pemenuhan kebutuhan air bagi warga Ngancar dan sekitarnya segera ada solusinya,” ujar Widodo.
Dia juga prihatin jika dua desa yang bertetangga tersebut gegeran hanya karena air. ”Semua pasti ada solusi. Mungkin PDAM perlu segera memikirkan pengembangan jaringan primer untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah yang rawan tersebut,” kata Widodo. (rif/isd)
jawapos
Kata Kunci Untuk Artikel ini :
Artikel yang Berhubungan:
Lebih baik berbuat sesuatu yang bermanfaat meski itu kecil, daripada cuma bisa ngomong atau diam saja.