PSC – Pagi ini sambil santai di depan rumah baca koran Jawa Pos edisi hari ini Minggu  17 Februari 2013. Seperti biasa kalau baca koran Jawa Pos yang saya cari adalah Radar Magetan. Selain di header ada foto 3 kandidat calon Bupati Magetan 2013, ada berita yang menurut saya biasannya ramai dibicarakan masyarakat entah itu dari sisi negatif atau positfnya. Ya…Rekrutmen CPNS Magetan 2013. Menurut berita yang tertulis bahwa di Kabupaten Magetan ini ternyata masih defisit PNS sekitar 1.400 orang yang paling banyak adalah dari tenaga pendidik dan tenaga kesehatan. ” Informasi terakhir tahun ini. Hanya saja kepastian waktunya kapan, kami belum tahu persis ” kata Pak Suko Winardi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Magetan. Dalam menentukan kuota cpns ini juga mempertimbangkan keuangan daerah, supaya tidak terjadi pembengkakan belanja pegawai. Selain itu juga masih ada tenaga honorer kategori II yang jumlahnya mencapai 795 orang.

 Hmm..kesimpulannya tahun ini akan ada rekrutmen CPNS untuk kabupaten magetan, namun entah waktunya belum bisa dipastikan. Kalau mendengar obrolan atau cerita yang berkembang di masyarakat, menjadi seorang pns hanya bagi mereka yang punya uang saja (entah itu benar atau tidak ). Banyak juga kasus tentang penipuan cpns yang terjadi. Terlepas dari ruwetnya sistem rekrutmen cpns yang bisa menimbulkan celah untuk terjadinya jual beli cpns ini saya ingin bertanya apa sih enaknya menjadi seorang PNS ? PNS itu serba diatur dengan peraturan dan perundang-undangan. PNS itu tugasnya ya melayani masyarakat bukan malah minta dilayani. Menjadi seorang aparatur negara bukan untuk di bangga-banggakan, seragam yang dipakai itu adalah sebuah amanah bukan sesuatu yang dibangga-banggakan. Enak mana dengan menjadi seorang petani yang sukses ? Pengusaha ? Masih banyak sawah dan lahan pertanian yang bisa digarap karena negara kita adalah negara agraris. Bisa lebih kreatif lagi, bisa berkembang dan berkembang lagi dan semakin maju.

Semoga rekrutmen CPNS tahun ini berjalan dengan jujur dan tak ada penyimpangan . Reformasi birokrasi semoga tidak hanya sekedar omongan saja. Masyarakat haus dengan yang namanya keadilan, kejujuran dan mereka mengalami krisis kepercayaan ditambah dengan banyaknya kasus korupsi yang terjadi. Yakin..masih ada kok orang-orang yang jujur dan dapat dipercaya.