Satlantas Magetan Bangun Tujuh Pos Pengamanan Lebaran

Sep 14th, 2009 | By | Category: berita, magetan

Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Magetan, Jatim akan membangun sedikitnya tujuh pos pengamanan jalur mudik dan balik Lebaran tahun ini di wilayah Magetan.

Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Sukarki, Jumat mengatakan tujuh pos pengamanan arus mudik yang akan dibangun tersebut tersebar di sejumlah titik rawan kecelakaan dan rawan kemacetan lalu lintas.

“Tujuh pos pengamanan tersebut, tiga pos di antaranya terdapat di daerah Plaosan yang rawan kemacetan lalu lintas. Yakni, di wilayah Cemoro Sewu, Sarangan, dan Plaosan, dengan acuan utama adalah jalur Magetan-Karanganyar di Desa Singolangu hingga Desa Dadi, Kecamatan Plaosan,” ujarnya.

Sedangkan empat titik lainnya merupakan titik rawan kecelakaan lalu lintas, yakni di Pasar Baru, Terminal Maospati, Perempatan Kecamatan Kawednan, dan perbatasan Magetan-Ngawi di pos Baluk.

Acuan utama titik tersebut terdapat di sepanjang jalur Maospati-Ngawi, jalur Magetan-Maospati, dan jalur Magetan-Karanganyar, Jawa Tengah.

Ia mengatakan, tujuh pos pengamanan tersebut akan efektif mengawasi ramainya arus mudik dan arus balik pada H-7 hingga H+7 Lebaran atau atau pada tangga 13 hingga 28 September 2009. Dimana jumlah personil yang diturunkan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini mencapai 325 personil.

“Jumlah tersebut masih ditambah kekuatan dari petugas gabungan terdiri TNI satu pleton, Satpol PP Magetan 15 personil, Dishub Magetan 15 personil, tim Kesehatan 10 personil, dan anggota Pramuka,” katanya.

Satlantas Polres Magetan juga mengimbau kepada para pemudik untuk mewaspadai titik rawan kecelakaan yang ada di jalur mudik sepanjang Magetan yang berbatasan dengan Ngawi, Madiun, dan Karanganyar Jawa Tengah.

“Pada dasarnya semua jalur mudik yang dilewati oleh pemudik di daerah Magetan terdapat titik-ttik rawan kecelakaan. Karena itu, para pemudik diharapkan selalu waspada saat melintasi jalur tersebut,” katanya.

Selain itu, kepada seluruh masyarakat diminta tidak menggunakan angkutan terbuka seperti truk, pick up dan mobil bak terbuka lainnya untuk mengangkut penumpang.

Apabila Polres Magetan masih menemui warga yang menggunakan mobil bak terbuka untuk beraktivitas selama arus mudik, maka polisi berhak menghentikannya dan dialihkan ke angkutan penumpang, katanya.

“Hal ini untuk menjaga agar penumpang dapat melakukan perjalanan mudik dengan lancar dan selamat,” katanya.

http://www.antarajatim.com

Artikel yang Berhubungan:

Tentang Penulis :


Nama :
Biografi : Lebih baik berbuat sesuatu yang bermanfaat meski itu kecil, daripada cuma bisa ngomong atau diam saja. Profil : Google + Komunitas Blogger Magetan
This entry was posted on Monday, September 14th, 2009 and is filed under berita, magetan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

CommentLuv badge

Magetan The Beauty Of Java

Wisata Telaga Sarangan Batik Sidomukti Asli Magetan Kerajinan Bambu Ringinagung Kerajinan Kulit Asli Magetan Candi Sadon Magetan Jeruk Pamelo Magetan
 

Banner Blogger Magetan


    Copy Code di Bawah :

Pring Sedhapur Club

Banner KOBAMATA


    Copy Code di Bawah :

Batik Sidomukti Magetan