SEJUMLAH JEMBATAN ZAMAN BELANDA BAKAL DIREHAB
May 31st, 2011 | By admin | Category: beritaSatu demi satu,jembatan di Magetan yang dibangun sejak zaman Belanda direhab pemkab.Setelah Jembatan Jungke,tahun 2011 ini,jembatan gantung yang menghubungkan wilayah Karangrejo-Barat bakal dibangun. Dalam APBD 2011,pemkab menganggarkan dana sekitar Rp 250 juta.”Jembatan gantung di jalur Barat–Karangrejo itu nanti akan dicor seperti seperti Jembatan Jungke,”Kata kepala Dinas Pekerjaan Umum(DPU)Bambang Setiawan,kemarin(29/5).
Dia mengakui,keberadaan jembatan gantung itu amat vital sebagai penggerak roda perekonomian antar kecamatan.”Sementara memang direhab.Belum dibangun jembatan baru,”terang Bambang kepada koran ini.
Hasil pengecekan konstruksi oleh tim DPU,lanjut dia, kondisi jembatan gantung Karangrejo-Barat itu masih kuat.Itulah sebabnya,DPU berani mengecor landasan jembatan sebagaimana yang dilakukan di Jungke yang menghubungkan Karas-Panekan.
Jembatan zaman Belanda yang juga mendapat perhatian dari pemkab adalah Jembatan Tinil di Panekan.Tahun ini,DPU merencanakan akan membangun jembatan tersebut. ”Kami sebenarnya berencana rehab di semua jembatan yang dibangun sejak zaman Belanda.Tapi,kekuatan APBD mampunya bertahap.”
Jembatan lain yang diusulkan pada tahun mendatang adalah Kali Semawur yang menghubungkan Maospati-Bendo. Kemudian,jembatan kali Pupus di Lembeyan.”Mudah-mudahan,tahun depan,kedua jembatan itu(Semawur dan Pupus)bisa direhab,”ungkap Bambang.(rif/isd)
radarmadiun





Leave a Reply