Kedisiplinan PNS di lingkup Pemkab Magetan disinyalir masih minim. Terbukti, saat petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia disiplin kemarin (13/5), terjaring sembilan oknum PNS dari sejumlah instansi. Yang mengejutkan, salah satunya adalah Suko Winardi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Suko bersama tiga stafnya tepergok petugas sedang makan di salah satu warung di Kalang, Kecamatan Sidorejo. Tanpa pandang bulu, mereka langsung didata petugas Satpol PP.

Kepada petugas, Suko berdalih sedang berhenti untuk sarapan pagi usai melakukan tugas dinas. Ia bersama stafnya mengaku sedang melakukan monitoring di pasar murah Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo. ”Kami hanya mampir untuk sarapan sehabis monitoring,” papar Suko kepada wartawan.

Dalam razia kemarin, Satpol PP juga berhasil mendata oknum PNS yang ”keluyuran” saat jam dinas. Di antarnya tiga pegawai Bakesbangpol Linmas, seorang pegawai Kantor Arsip dan Perpustakaan, serta salah satu pegawai TU SMP Lembeyan.

Menurut Winoto, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Tantrib) Satpol PP Pemkab Magetan, razia disiplin PNS itu merupakan sudah menjadi tupoksi. Hal itu didasarkan pada Perda Nomor 10 Tahun 2006 dan PP 32 tahun 2004.

Selain itu, kata Winoto, razia ini menindaklanjuti sejumlah keluhan yang masuk ke Satpol PP soal banyaknya oknum PNS yang kurang disiplin. Tak sedikit PNS yang berada di warung, lesehan, pasar saat jam kantor atau dinas. ”Kami menjalankan tupoksi untuk menertibkan PNS yang tidak disiplin dan saat razia yang digelar hari ini (kemarin, Red) didaparkan sembilan PNS,”paparnya.

Menurut dia, selanjutnya, data PNS yang terjaring razia akan dilaporkan pada bupati. Dikatakan, bupati nantinya yang memiliki kewenangan penuh untuk menjatuhkan sanksi, dan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat. ”Setelah ini kami serahkan pada bupati,”terangnya.

Razia serupa juga digelar Satpol PP 16 Maret lalu. Hasilnya, 9 oknum PNS dan 6 pegawai PDAM Magetan dipergoki petugas sedang ”keluyuran” saat jam dinas. (ota/isd)

(jawapos)