Categories

  • No categories

7 Mar | in blogger magetan   Comments Off

Senja Diujung Telaga

Bagian Pertama

Dikala senja itu
Angin berhenti bernafas
Air terus beriak
hatiku pun menjadi beriak
Senja semakin emaram
Telaga…
Apakah penantianku berakhir sampai disini?
Ketika seketsa senja semakin nyata

Sudah seharian penuh aku menanti sapaan dari orang yang kuharap kedatangannya. Tak ada setitik pun tanda-tanda kemunculannya. Sedangkan senja semakin menampakkan warnanya. Ada setitik kekecewaan dihatiku. Duhai sang angin hadirkan sosok dia disisiku, untuk mengusir segala keresahan yang mengharubirukan.
Telaga kenapa beriak begitu anggun dan kenapa engkau sepertinya tak memahami perasaanku yang pilu.
Allaahu akbar, Allaahu akbar…
Ah… senja kini tinggal menunggu gelapnya. Adzan Maghrib telah memanggil umat Islam untuk segera hadir di rumah-Nya. Telaga… haruskah aku terus menunggu? Sedangkan penggilan-Nya terus mengusikku? Dilain itu ada setitik harapan akan kehadirannya. Ah, sudahlah kalau memang kelak berjodoh ku kan bersua lagi dengan sirinya.
Aku pun beranjak meninggalkan bangku yang terbuat dari besi dihiasi cat warna-warni dan berderit ketika aku berdiri.
Perlahan, ku berjalan meninggalkan tempat itu. kakiku melangkah menuju asal suara yang terus memanggil-manggil untuk segera melaksanakan perintah-Nya.Ku ambil air wudhu yang kemudian menyejukkan relung hariku yang sedang galau. Dinginnya air tersa sampai kesendi-sendiku. Dengan sedikit gemetaran akuk melangkah ketempat pasholatan wanita. Ku pakai kain putih untuk menghadap-Nya. Kain yang sama yang selalu mengingatkan nenekku yang telah pergi ke aolam barzah. Khusuk kuikuti gerakan imam, walau sebenarnya pikiranku berperang melawan kegalauan. Detik demi detik pikiranku berperang melawan sekelebatan bayangan tentang dia yang selalu hadir dalam setiap nafasku...

Share this

  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons

Banner Blogger Magetan

Banner KOBAMATA