9 Jul | in berita, magetan 0
SMP Pinggiran Kekurangan Siswa
Sekolah pinggiran di wilayah Kabupaten Magetan, hingga penutupan pendaftaran peserta didik (PPD) tingkat SMP Negeri tahun ajaran 2009/2010, ternyata masih kekurangan siswa.
”Padahal, kalau dilihat dari jumlah kelulusan SD, sebenarnya alokasi pagu yang kami sediakan termasuk cukup,” kata kepala Dinas Pendidikan Bambang Trianto, kepada koran ini, kemarin (8/7).
Di antara sekolah pinggiran yang pagunya belum terpenuhi adalah SMP Negeri Poncol, SMP Negeri 2 Sukomoro, dan SMP Negeri 3 Plaosan. ”Kami masih menunggu rekapitulasi hingga pengumuman nanti,” terang Bambang.
Jika bersamaan penutupan PPD tanggal 10 Juli 2009 mendatang masih juga belum terpenuhi pagunya, pihaknya akan melakukan evaluasi untuk pelaksanaan pandaftaran siswa tahun depan. ”
Selain itu, pantauan Dinas Pendidikan, untuk SMP swasta dan MTs juga tidak terjadi lonjakan jumlah pendaftar. Tentu saja, terang Bambang, fenomena tersebut layak mendapat perhatian. ”Kalau toh pagu kurang, sekolah bisa melakukan pemantauan langsung ke lapangan atau ke desa-desa untuk jemput bola,” jelas dia.
Langkah jemput bola itu merupakan yang terakhir. Dengan tujuan agar program wajib belajar 12 tahun di Magetan sukses. ”Kami juga berharap kerja sama dari kepala desa untuk melakukan pemantauan. Manakala ada anak usia masuk SMP tapi tidak meneruskan sekolah dan berasal dari keluarga tidak mampu, tolong kepala desa koordinasi dengan kami.”
Sesuai jadwal PPD, pengumuman penerimaan siswa dilakukan serentak pada 10 Juli. Setelah itu, sekolah akan memberlakukan program MOS (masa orientasi sekolah) kepada siswa barunya. (rif/dhy)
jawapos
Kata Kunci Untuk Artikel ini :
Artikel yang Berhubungan:
Lebih baik berbuat sesuatu yang bermanfaat meski itu kecil, daripada cuma bisa ngomong atau diam saja.