Soal Kasus Sapi, Sekdes Manjung Anggap Juga jadi Korban

Sep 4th, 2010 | By admin | Category: berita

Langkah beberapa warga Desa Manjung,Kecamatan Panekan yang melaporkan kasus dugaan penipuan jual beli sapi ke Mapolres Magetan,ditanggapi Sekretaris Desa(Sekdes)Manjung,Marjoko. Marjoko menilai laporan warganya tersebut salah alamat.Sebab,dirinya tidak berperan apa pun dalam proses jual beli tersebut.’Kalau saya yang dilaporkan ke polisi,itu salah alamat.Apa yang diungkapkan warga itu juga mengada-ada,’kata Marjoko.
Menurut dia,yang dilaporkan warga seharusnya orang yang membeli sapi-sapi tersebut.Yakni,seorang PNS Kementrian Agama Magetan berinisial Wag.’Kenapa saya yang dilaporkan,wong saya juga jadi korban,’katanya. Dikatakan,sapi miliknya dibeli broker berinisial Wag seharga Rp15juta.Akan tetapi,sampai sekarang baru dibayar Rp1,5juta.’Saya itu juga menjadi korban.Jadi kalau saya dilaporkan polisi,ya salah alamat.’

Itulah sebabnya,Marjoko menilai tuduhan dari warganya itu cenderung mengarah ke fitnah.’Jelas ini fitnah, karena mereka transaksi langsung dengan pembeli,bukan dengan saya,’ujar Marjoko sembari menunjukkan bukti kuitansi dan surat pernyataan yang ditandatangani pembeli.

Menurutnya,sapi pertama yang dibeli Wag memang miliknya sendiri.Kemudian,kabar tersebut didengar sejumlah peternak sapi di Manjung.’Warga tertarik karena harga pembelian sapi sangat tinggi.Kemudian, warga minta agar sapinya juga dibeli.Tapi,lantas saya pertemukan dengan pembeli.Jadi bukan saya yang membeli,’ucap Marjoko.

Diberitakan koran ini,Kamis kemarin,ada 10 warga Desa Manjung yang mendatangi Mapolres Magetan.Mereka melaporkan Sekdes Marjoko,karena belum melunasi sisa pembayaran pembelian sapi.(rif/isd)

radarmadiun

Kata Kunci Untuk Artikel ini :

Artikel yang Berhubungan:

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Sponsors

Toko Sepatu Magetan Online readbud - get paid to read and rate articles Netsol Ngawi
 

Banner KOBAMATA


    Copy Code di Bawah :

Banner Blogger Magetan


    Copy Code di Bawah :

Jejaring


Foto Magetan