Sub Terminal Panekan Mati Suri
Mar 3rd, 2012 | By admin | Category: berita, magetanKeberadaan sub terminal Panekan saat ini seolah mati suri. Pasalnya, terminal yang menjadi pemberhentian mobil penumpang umum (MPU) jurusan Magetan-Panekan-Kendal (Ngawi) dan Magetan-Panekan-Jabung ini jarang disinggahi. Mobil plat kuning itu lebih memilih berhenti di perempatan di selatan terminal atau di luar area terminal. Kondisi itu diperparah dengan aspal di dalam terminal yang rusak parah. Alhasil, sub terminal tersebut kini hanya ditempati sejumlah pedagang makanan. Kalau terlihat motor dan beberapa orang di dalam terminal, itu hanya mampir ke warung yang ada di dalam terminal, kata Suprianto, salah seorang warga setempat, kemarin (1/3).
Pantauan koran ini, lalu lintas di terminal tersebut nyaris tak ada geregetnya. Apalagi kala siang, MPU lebih banyak ngetem di sekolah yang lokasinya tak jauh dari sub terminal tersebut. Di sekitar terminal, bahkan tak ada calon penumpang yang menunggu MPU. Sementara itu, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Magetan mematok target di kisaran Rp 10 juta dalam setahun untuk terminal tersebut. Pada 2011 lalu realisasinya mencapai Rp 10,2 juta. Target itu kenyataannya selama ini terpenuhi. Meski tak hanya dipatok pada MPU yang melintas di terminal, tetapi keberadaan bedak di dalam sub terminal itu juga ada retribusinya,kata Sekretaris Dishubkominfo Magetan M Agung Samirono.
Agung mengakui kondisi sub terminal Panekan menjadi dilema besar bagi pihaknya. Di satu sisi, banyak calon penumpang yang kini ogah menunggu di halte terminal. Di sisi lain, para sopir MPU enggan masuk ke dalam terminal yang sudah puluhan tahun berdiri itu. Kami juga terus melakukan upaya penertiban. Tapi sepertinya belum ada efek jera bagi para pengemudi MPU yang melintas di sekitar sub terminal tersebut, tegas Agung.
Dia menegaskan, penertiban juga sudah dilakukan di beberapa lokasi lainnya. Untuk bukti tilang, menumpuk di kantor kami. Yang jelas kami tetap berupaya untuk bisa menertibkan kondisi ini, tegasnya. Ditambahkan Agung, tahun ini pihaknya sudah menganggarkan di APBD untuk renovasi sub terminal Panekan. (wka/isd)
radarmadiun





Memang, hal ini menurut saya bisa trjadi selain krena posisi dari terminal yang krang strategis, juga karena animo masyarakat magetan sendiri yg enggan dlm menngunakn kndaraan umum, hal ini juga dampak dari buruknya fasilitas umum itu sndiri!!!!
Sehingga msalah ini sebenarnya menjadi PR warga dan pemkot magetan itu sendiri. . . %&*((&*^^&%$#^&