Sumantri : Sikat Makelar Proyek
Oct 20th, 2009 | By admin | Category: berita, magetanSepak terjang makelar proyek yang selama ini selalu mendatangi sejumlah dinas di lingungan Pemkab Magetan, membuat panas telinga Bupati Sumantri. Apalagi dalam melakukan prakteknya, mereka sering membawa nama orang nomor satu di kota wisata ini. Karena sudah taraf meresahkan, bupati secara tiba-tiba mengeluarkan sikapnya dalam sidang paripurna DPRD Magetan kemarin. Tak segan-segan, Sumantri minta agar tidak meledeni sejumlah oknum yang ujung-ujungnya minta pekerjaan proyek.
Sumantri juga tegas menyatakan tidak menjual jabatan dan main proyek. “Sudah beberapa lama ini saya mendengar keluhan masyarakat, ada yang mengatasnamakan bupati dan menjanjikan jabatan atau proyek tertentu,” kata Sumantri di hadapan wakil rakyat. Mantan Sekkab Magetan ini juga menyatakan rasa tidak sukanya bila namanya dicatut orang tidak bertanggung jawab. Orang-orang yang mencatut namanya itu, menurut Sumantri, bisa saja menjanjikan porsi jabatan atau proyek tertentu. “Makanya kalau ada yang seperti itu saya minta jangan dipercaya. Itu tidak benar,” tegasnya.
Sumantri dengan kesal juga menyatakan praktik yang belum diketahui sumbernya itu berpotensi meresahkan warga Magetan. Bahkan membuat kota dingin itu bisa tidak kondusif. Karena itu dia merasa perlu melakukan klarifikasi di depan sidang paripurna DPRD yang dihadiri dewan dan masyarakat luas. “Mari kita berantas sama-sama,” pinta Sumantri.
Usai sidang paripurna, Sumantri dihadapan para wartawan menyatakan tindakan mengatasnamakan bupati seperti itu perlu diwaspadai. Selain itu, lontarannya di depan sidang dewan juga sebagai antisipasi agar praktik murahan itu tidak terulang. Dengan demikian masyarakat tidak perlu terpengaruh dan tidak perlu mempercayainya. Sayang, Sumantri tidak mau menyebutkan siap makelar proyek yang dimaksud. “Saya tidak bermaksud menyinggung siapapun. Ini hanya kalau ada lho yang memanfaatkan nama bupati ya itu berarti tidak benar,” sergahnya.
Entah apakah klarifikasi Sumantri itu terkait dengan, munculnya isu bakal ada gerbong mutasi pejabat eselon di tubuh Pemkab di Magetan. Termasuk persiapan penerimaan CPNS serta pembahasan RAPBD 2010.
Pernyataan bupati di depan sidang paripurna itu langsung mendapat tanggapan beragam sejumlah anggota dewan. Sutikno, salah satu anggota PAN mengaku baru mendengar soal indikasi ada oknum mencatut nama bupati. “Kalau hal itu dikatakan di depan sidang, berarti beliau (bupati) sudah merasa terganggu betul,” katanya.
Sementara Bustomi Jauhari anggota DPRD dari PPP lebih santai menanggapi. Dia mengaku kurang memperhatikan curhat Sumantri tersebut. Malahan dia menganggap apa yang dikatakan bupati sebagai mencari sensasi. Menurut dia, sampai kemarin kalangan anggota DPRD sendiri belum pernah menemukan adanya oknum yang ingin melakukan permainan proyek dengan mencatut nama bupati.
Pria yang akrab disapa Gus Tom ini juga menganggap pernyataan dan klarifikasi bupati tak sepatutnya spontan dilontarkan di depan paripurna dewan. “Saya tak terlalu memperhatikannya, saya kira pak Bupati itu mencari sensasi saja,” ungkapnya. Karena, lanjut dia sampai sekarang makelaran proyek atau jabatan mengatasnamakan bupati itu belum pernah juga terbukti ada. (ari/tya)
jawapos
Kata Kunci Untuk Artikel ini :
- makelar proyek
- proyek magetan
- macam macam makelar
- sumantri
- makalah tentang makelar
- Makalah macam-macam proyek
- artikel tentang makelar
- artikel makelar
- makelar/com
- Raden bustomi jauhari
- PNS Main Proyek
- macam-macam makelar
- macam makelar
- MACAM MACAM MAKLAR
- isu pns magetan
- bustomi jauhari magetan
- bustomi jauhari anggota dprd magetan 2009
- bustomi jauhari
- Anggota DPRD Makelar Proyek







Gak mungkin pak Bup berani …makelar, preman, calo amannnnnn