8 Aug | in blogger magetan Comments Off
Tarif ‘flat’ yang memabukkan

Beberapa hari yang lalu saya membeli tiket kereta api jurusan Bandung-Madiun,
yakni buat kepulangan hari jumat 14 Agustus '09. Yah mumpung hari seninnya
libur 'kemerdekaan RI' saya sempatkan pulang kampung untuk bertemu keluarga
di rumah. Seperti biasa ketika di Stasiun Bandung saya langsung menuju loket
reservasi untuk membeli tiket, hemm letaknya yang terpisah dengan stasiun
utama membuat proses parkirnya lebih mudah. Sesaat sesudah parkir motor
saya segera masuk ke dalam ruang reservasi.
Beginilah kira kira 'pembicaran' saya dengan mbak petugas loket saat itu:
saya : "
mbak, ini buat kepulangan jumat malam tanggal 14!"
(sambil saya menyodorkan formulir pesanan tiket yang sudah saya isi)
mbak petugas loket : "
buat hari jumat malam ya mas?"
(tanya mbak nya untuk menegaskan)
saya : "
iya mbak" (jawabku mantab)
mbak petugas loket : "
*** ribu mas!!"
saya : "
loh mbak?! ini saya turun madiun biasanya cuma ***rb, naik kok sampai 110rb gitu"
(jawabku agak protes)
mbak petugas loket : "
ini mas harganya naik karena seninnya libur"
(jawab mbaknya mencoba menjelaskan)
saya :"
tapi kan saya mau turun di madiun bukan di surabaya, kok naiknya gedhe banget"
(jawabku yang masih 'ngeyel')
mbak petugas loket : "
ini tarif flat mas!"
(jawab mbaknya mencoba bersabar atas protes saya)
saya :"
wahh......flat ya???"
mbak petugas loket : "
iya he he" (jawab mbak nya sambil tersenyum)
saya : "
ya udah deh !"
(jawabku yang menerima tapi 'nggrundel')
saya pikir sih biasanya tarif flat itu ada ketika pas mau Lebaran aja, ehh,...ternyata
ketika libur seninnya (hari kemerdekaan) kena juga tarif yang
memabukkan itu.
cool...calm...amit amit..