19 Sep | in berita, magetan 0
Waspadai Titik Rawan Laka
Ada yang harus diwaspadai terkait dengan tingginya volume kendaraan di jalan raya bersamaan arus balik dan mudik hari raya Idul Fitri. Yakni, jalur rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah Kabupaten Magetan.
Pemetaan Kapolres Magetan AKBP Jakub Prayogo, di Magetan ini ada lima titik rawan lakalantas. Jalur tersebut adalah Cemorosewu-Sarangan-Magetan,Β Maospati-Geneng-Ngawi, Maospati-Sukomoro-Magetan, Maospati-Jiwan-Madiun, dan Takeran-Kawedanan-Magetan.
”Kalau capek, jangan paksakan meneruskan perjalanan. Lebih baik istirahat di musala, SPBU maupun pos polisi terdekat. Sehingga, kelelahan akibat berkendara bisa hilang,” kata kapolres kepada koran ini, kemarin.
Bersamaan lebaran kali ini, Polres Magetan membangun tiga pos pemantau utama. Yaitu di pertigaan Maospati, Pasar Baru dan Sarangan. Tidak hanya itu, pihaknya juga memaksimalkan peran pos pembantu. Pos tersebut berada di Baluk (Karangrejo), Ngerong (Plaosan), Plaosan, Pasar Sayur (Magetan) dan Kawedanan.
Untuk pengamanan jalur rawan laka serta daerah perbatasan, Polres Magetan mendapat bantuan dari Polwil Madiun. Secara keseluruhan, total personel yang diterjunkan dalam pengamanan hari raya Idul Fitri sebanyak 325 anggota.
Kapolres mengatakan, bagi orang kota yang sedang dalam perjalanan ke Magetan, titik lelah ada di kawasan Maospati dan Kawedanan. Hal ini menjadi perhatian khusus setelah dilakukan pemetaan selama beberapa tahun. ”Kalau capek, jangan memaksakan diri masuk kota Magetan,” kata kapolres. (rif/tya)
jawapos
Kata Kunci Untuk Artikel ini :
Artikel yang Berhubungan:
Lebih baik berbuat sesuatu yang bermanfaat meski itu kecil, daripada cuma bisa ngomong atau diam saja.