2 Oktober UNESCO Tetapkan Batik Warisan Budaya Indonesia

0
267

Pengukuhan batik sebagai warisan budaya dunia yang unik dan khas seperti ditetapkan(Badan PBB untuk Urusan Pendidikan,Ilmu Pengetahuan,dan Kebudayaan) UNESCO,mendapat sambutan hangat dari para pengrajin batik.Apalagi dipilihnya tanggal 2 Oktober merupakan hari wajib bagi PNS memakai batik,setelah UNESCO akan menetapkan batik sebagai bentuk budaya milik bangsa Indonesia.

Tak terkeculi perajin batik di Dusun Paringan, Desa Sidomukti Magetan.Mereka berharap tak lagi ada klaim dari negara lain mengenai budaya batik ini Para perajin juga berharap kejayaan batik bisa berkibar seperti sedia kala.”Batik Sidomukti sudah jelas motifnya pring(bambu,red) itu menunjukkan kekhasan Magetan,”kata Ketua kelompok perajin batik Mukti Rahayu,Umiyati,kemarin.

Klaim dari negara lain atas kerajinan batik beberapa waktu lalu,menurut Umiyati,membuat pihaknya kecewa. Kelompoknya yang sudah berdiri sejak 2002 sempat prihatin bila batik tak lagi diakui sebagai hasil kerajinan asli Indonesia.Begitu juga himbauan presiden agar tanggal 2 Oktober mengenakan batik,dia berharap bakal dipatuhi dan berlaku di Magetan.”Agar batik kembali dicintai dan jadi tuan rumah di negeri sendiri,”ungkap Umiyati.

Dipaparkan,saat ini regenerasi pembatik di Sidomukti menurut Umiyati juga perlu digalakkan.Apalagi setiap usai menyelesaikan pendidikan,generasi muda banyak yang memilih mencari rupiah ke kota lain.Tak mengherankan bila para perajin di Sidomukti pun masih berkutat pada model pemasaran tradisional.”Bahkan kami belum tahu bagaimana membuat kontrak,sehingga beberapa pesanan pernah batal,”terangnya.

Diakui,Apalagi menurut Umiyati,sejak beberapa tahun ini pesanan batik dari berbagai instansi pemerintah ke pihaknya sudah jauh berkurang.”Kami lebih banyak melayani pembelian eceran,”beber dia.Untuk harga batik dari Sidomukti dijual dari harga Rp85ribu sampai Rp350ribu.Tergantung motif dan bahan yang digunakan. Bahan dari sutera biasanya lebih mahal dan motifnya bisa lebih beragam.Ciri khas batik Magetan seperti bambu atau jeruk pamelo juga dituangkan para perajin dalam batik karya mereka.Batik juga masih jadi seragam pegawai(PNS)yang digunakan seminggu sekali setiap hari Jumat.(ari/tya)

http://www.radarmadiun.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here