Adukan Aktivitas Galian C ke Gubernur

0
299

Setelah sempat disegel Satpol PP,aktivitas galian C di enam desa di wilayah Magetan kembali dimulai.Belum diketahui secara pasti,apakah perizinan sudah diurus atau belum.Tetapi,pasca penyegelan, aparat pemerintah desa dikumpulkan oleh Bagian Sumber Daya Alam(SDA),Kantor Pelayanan Izin Terpadu(KPPT)dan Satpol PP. Tak urung,aktivitas galian C tersebut membuat kalangan LSM di Magetan meradang.Bahkan,mereka mengadukan kegiatan yang dituding merusak lingkungan itu kepada Bupati Magetan,DPRD Magetan,dan Gubernur Jawa Timur.
”Ini sangat merugikan.Dampak dari aktivitas galian C ini sangat berat.Lingkungan dan masa depan kawasan terabaikan,”terang Koordinator Forum Ekonomi Lemah (Formel)Rasimin Hadi Susilo,kemarin(8/5).Keenam lokasi galian C tersebut berada di dua lokasi di Belotan (kecamatan Bendo),Ginuk dan Sobontoro(Karas),Trosono dan di desa Sayutan(Parang).Yang digali itu yakni batu,tanah urugan dan pasir.

Rasimin paling kencang menyoroti aktivitas galian C yang berada di Belotan yang berbatasan dengan Desa Ngadirejo,Kawedanan.Dia sangat prihatin dengan kondisi galian yang semakin meluas.”Kontribusi pengusaha ke pemerintahan desa juga sangat minim.Apalagi,tanggung jawab sosialnya nyaris tidak ada,”terang dia.

Tidak hanya LSM,anggota DPRD Magetan pun menyoroti aktivitas galian C di beberapa wilayah di Magetan. Seperti diungkapkan Widodo Tri Saksono,anggota Komisi C dari Partai Amanat Nasional.”Soal aktivitas galian C ini,pemkab harus tegas.Jangan sampai digali dulu tapi izin menyusul.Harusnya,izin diurus lebih dulu baru kegiatan penambangan dilakukan,”ungkap Widodo kepada koran ini.

Dia mengatakan,masalah kedalaman di lokasi penambangan juga harus dijaga.Sebab,Widodo mendapatkan informasi bahwa ada kedalaman galian hingga 20 meter di salah satu lokasi penambangan galian C.”Sebenarnya aktivitas penambangan itu,kedalaman yang dibolehkan hingga berapa meter.Terus tanggung jawab sosialnya setelah penggalian seperti apa?Pemkab harus tegas, tidak boleh memble,”tegas Widodo.

Dia berharap,dalam waktu dekat ini segera ada pertemuan antara komisi terkait dengan eksekutif yang bertanggung jawab masalah aktivitas penambangan galian C di Magetan.”Kalau tidak segera disikapi,kami tidak tahu bagaimana nasib lingkungan sekitar penambangan,” jelas Widodo.(rif/isd)

radarmadiun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here