Apotek dan Praktik Dokter Dibidik

0
324

Potensi pendapatan asli daerah (PAD) terus digali Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Pemkab Magetan. Kali ini,membidik usaha yang bergerak di bidang kesehatan.’Saat ini,tim KPPT sedang menginventarisasi potensi,’kata Kepala KPPT Welly Kristanto kemarin(28/2).

Di antaranya,yang diinventarisasi tersebut adalah toko obat,apotek,praktik dokter dan bidan.Menurut Welly, jenis usaha tersebut harus memenuhi izin prinsip selayaknya jenis usaha yang lain.’Jadi bukan hanya izin dari dinas kesehatan(dinkes),’terang dia.
Selain itu,pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinkes untuk pengumpulan data dan langkah-langkah sosialisasi terkait usaha di bidang kesehatan tersebut.’Tapi,kami tidak grusa-grusu.Karena itu, perlu koordinasi dengan dinkes,’ujar Welly pada wartawan.

Di luar itu,KPPT juga gencar mengidentifikasi potensi PAD yang selama ini luput dari pajak.Misalnya,reklame yang mati.’Bersama Satpol PP,razia terus dilakukan. Sehingga,reklame yang mati tersebut tidak merugikan pendapatan dan tidak merusak keindahan kota,’ungkap mantan Kabag Humas dan Protokol ini.

Dikatakan,masalah tower seluler juga terus mendapatkan perhatian.Dia menegaskan,pemilik atau pengelola menara yang belum mengurus dan memperbarui izin akan dilakukan penyegelan oleh Satpol PP.’Tentang tower, kami terus memantau.Kalau ada yang mati izinnya,kami peringatkan.Jika tetap membandel,kami bersama Satpol PP tidak segan-segan menyegel,’ancam Welly.(rif/sad)

radarmadiun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here