Asah Kreatifitas,Datangkan Tenaga Ahli

0
343

Perajin kulit di Magetan dituntut untuk lebih kreatif. Terutama perajin sepatu dan tas. Jika tidak, maka industri kerajinan kulit di kota ini kalah bersaing dengan daerah lain. Kondisi itulah yang dialami beberapa perajin kulit di Jl.Sawo. ”Kami berharap pemkab banyak memberikan pelatihan membantu kesulitan kami, ”kata Sugianto, perajin sepatu dan tas Jl Sawo, Magetan, kemarin(18/6).

Ditemui saat mengikuti pelatihan pembuatan sepatu mokacin di aula Disperindag setempat, Sugianto mengaku kemampuan perajin Magetan tidak kalah dibandingkan dengan daerah lain. Hanya, persoalan merek itulah yang menyebabkan pasar Magetan terkesan kalah dengan Tangulangin. ”Untuk mengejar ketertinggalan itu, kami butuh pendampingan dan sering diadakan pelatihan,” jelasnya.

Sugianto mengaku,setiap hari mampu memproduksi sekitar 20 pasang sepatu atau sandal untuk konsumen laki-laki maupun perempuan. ”Pasar kami masih sebatas untuk Jalan Sawo saja. Belum bisa meladeni pasar luar Magetan, ”jelasnya.

Menyikapi harapan perajin kulit itu, Disperindag tak berpangku tangan saja.Kemarin,dinas tersebut mendatangkan pakar tentang kerajinan sepatu dan tas dari Balai Kulit Jogja. Sebanyak 15 perajin mendapat tambahan pengetahuan dari intruktur Subroto.

”Kami melihat, Magetan ini sangat potensial dalam hal kerajinan kulit. Kedepan kami harapkan mampu berkembang. Caranya, sering menggelar pelatihan,  sehingga perajin selalu mengikuti tren, ”kata Subroto. Kepala Disperindag Suko Winardi, mengatakan dengan pelatihan ini, perajin di Magetan diharapkan lebih kaya ide dan kreatif. ”Sehingga, kerajinan kulit di sini bisa terus di-up to date, ”terang Suko. Dalam pelatihan tersebut, perajin banyak dikenalkan dengan pembuatan pola kerajinan sepatu mokacin. Sepatu ini lebih memiliki nilai jual yang tinggi.Namun, pengerjaannya lebih lama daripada sepatu biasa. ”Dengan pelatihan seperti ini,kami bisa sharing dan tukar ilmu, ”kata Sugianto.(rif/dhy) (mbak sri)

(radarmadiun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here