FMB Anggap Salahi Aturan

0
81

Alat kelengkapan DPRD Magetan sudah terbentuk. Kini, legislatif sibuk dum-duman mobil dinas (mobdin). Salah satunya, fraksi mendapatkan jatah kendaraan operasional. Kebijakan pimpinan dewan bagi-bagi mobdin untuk keenam fraksi itu direaksi keras oleh Fraksi Magetan Bersatu (FMB). Fraksi gado-gado itu secara resmi menolak fasilitas mobil plat merah.

”Penyerahan mobdin kepada fraksi itu menyalahi aturan. Karena, fraksi bukan termasuk alat kelengkapan dewan, mengapa kok diberi fasilitas kendaraan operasional,” ujar Ketua FMB, Suwarno, kemarin (19/11).

Menurut dia, jika fraksi mendapatkan fasilitas mobdin tentu akan bertentangan dengan PP 37/2005 tentang protokoler dan kedudukan pimpinan dan anggota DPRD. ”Pendapat kami, yang boleh mendapatkan fasilitas kendaraan operasional itu adalah pimpinan dewan,” kata ketua DPC PNI Marheins Magetan itu.

Suwarno melihat ketua DPRD Joko Suyono setengah-setengah dalam memahami PP tersebut. Sehingga, berani mengambil kebijakan dan menyetujui fasilitas mobdin untuk fraksi. ”Soal mobdin itu kan aset pemkab, yang berwenang masalah ini tentu bukan ketua dewan, tetapi bupati,” terang dia.

Untuk fraksi sebanyak enam itu, jatahnya mobdinnya jenis Isuzu Phanter atau Toyota Innova. Sebenarnya, penyerahan itu dilakukan Rabu kemarin setelah sidang paripurna pembentukan Badan Kehormatan dan Badan Legislatif.

”Fraksi kami melihat, dalam hal ini pemahaman terhadap aturan yang kebablasan. Kalau komisi menurut saya boleh. Karena termasuk alat kelengkapan. Tapi, fraksi tidak boleh karena bukan alat kelengkapan dewan,” tutur Suwarno.

Dikatakan, langkah penolakan mobdin oleh FMB ini bukan untuk mencari sensasi. Akan tetapi mendudukkan porsi fraksi yang sebenarnya. ”Kalau tidak berhak, masak FMB akan menerima,” ungkap dia.

Sementara, Ketua DPRD Joko Suyono atau JKS belum bisa dihubungi terkait jatah mobdin untuk fraksi. Sekretaris Dewan, Sudoto, saat dikonfirmasi soal fasilitas kendaraan operasional untuk fraksi belum mau berkomentar. ”Besok saja (hari ini, red) ya. Nanti biar saya dan ketua dewan yang memberikan penjelasan,” kata Sudoto. (rif)

jawapos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here