Kejari Kebut Berkas Kasus Mutilasi

0
326

Masih ingat dengan kasus mutilasi di Sarangan? Saat ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) sedang mengebut berkas pemeriksaan tersangka Gilang Maulana, jagal keji asal Desa/Kecamatan Pulung, Ponorogo.

Senin petang (12/10) jaksa menitipkan tersangka yang membunuh Ayu Wulandari, warga Jombang di Rutan Magetan. ”Tersangka dan barang bukti sudah diserahkan kepada kami (kejaksaan, Red),” kata kepala seksi pidana umum (Pidum) Kejari, Sundaya, mendampingi Kepala Kejari (Kajari) setempat, Robert Ilat, kemarin (13/10).

Sundaya mengatakan, pihaknya juga tidak mau berlama meneliti berkas-berkas kasus mutilasi di Hotel Pantes Sarangan pada Juli lalu. Apalagi, kasus yang melibatkan Gilang, mahasiswa Akademi Keperawatan Muhammadiyah Ponorogo, itu, juga menjadi perhatian masyarakat luas, terutama di wilayah eks-Karesidenan Madiun. ”Ini kami kebut. Secepatnya tersangka dan barang bukti akan kami serahkan kepada Pengadilan Negeri untuk penjadwalan sidang. Sehingga, kasus mutilasi ini segera ada keputusan,” kata Sundaya.

Menurut dia, tersangka Gilang akan dijerat pasal berlapis. Yakni, pembunuhan dan menyembunyikan mayat korban. Hukuman maksimal seumur hidup bisa menjerat terdakwa Gilang. ”Mudah-mudahan, dalam tiga minggu ini sudah bisa mulai sidang,” jelas Sundaya.

Kasus mutilasi tersebut diduga karena Gilang emosi. Pasalnya, korban Ayu emoh dengan permintaan tersangka untuk berhubungan seks. Alasannya, korban saat itu sedang sedang datang bulan. Tidak terima dengan penolakan tersebut, tersangka lantas mencekik dan membentur-benturkan kepala korban di tembok hingga tewas.

Rentetan peristiwa tersebut terjadi di kamar nomor tiga Hotel Pantes, kompleks wisata Telaga Sarangan, Kamis (9/7) malam. Kemudian pada Jumat (10/7) pagi, Gilang memotong-motong tubuh Ayu di kamar mandi hotel tersebut.

Tersangka Gilang memutilasi tubuh Ayu menjadi sembilan bagian dengan parang yang dibeli di Pasar Plaosan, Magetan. Jagal asal Ponorogo ini lantas memasukkan potongan tubuh Ayu ke dalam lima kantong plastik besar warna merah.

Hari Jumat siang, Gilang menggunakan sepeda motor langsung membuang dua kantung plastik di sekitar Jembatan Mojosemi II, Sarangan dan dua kantung lain dibuang di samping tanjakan Ngroto, Sarangan.

Sedangkan satu kantung plastik lagi yang berisi kepala ditaruh di bus Sumber Kencono jurusan Surabaya-Jogja bernomor polisi W 7602 UN. (rif/eba)

jawapos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here