Lawan Hoaxs. Sekarang !

0
337

Hoaxs bisa di definisikan sebagai berita bohong yang disengaja, berita yang sifatnya menghasut dan berita yang tidak akurat (tidak jelas darimana). Hoax adalah informasi sesat dan berbahaya karena menyesatkan persepsi manusia dengan menyampaikan informasi palsu sebagai kebenaran. Hoax mampu mempengaruhi banyak orang dengan menodai suatu citra dan kredibilitas (Chen, Y.Y., Yong, S.-P., & Ishak, A. (2014).

Hoax gencar sebagai salah satu akibat dari kemajuan teknologi, revolusi media sosial dan kualitas internet yang semakin maju dan murah tetapi hal tersebut tidak diimbangi dengan peningkatan daya berpikir kritis (Tempo Edisi 2-8 Januari 2017):

  • Dapat lahir karena tipe orang yang dikenal dengan istilah clicking monkey, yakni mereka yang terpancing judul-judul provokatif akan membaginya tanpa tahu betul isi tulisan.
  • Dapat juga lahir karena ketidakpercayaan masyarakat terhadap media mainstream sehingga mencari sumber lain tetapi sayangnya berpaling pada situs yang rajin menebar kabar pelintiran atau hoax.

Perilaku masyarakat bermacam-macam dalam menyikapi adanya hoaxs ini. Ada yang memeriksa dahulu kebenarannya, langsung menghapus/mendiamkan atau langsung meneruskan. Alasan meneruskan berita hebohpun juga bermacam misal berita dari orang yang dapat dipercaya, mengira bermanfaat, mengira benar atau ingin jadi pertama yang tahu.

mastel.id

Menurut data dari Mastel, saluran yang paling banyak digunakan untuk penyebaran berita hoaxs adalah sosial media. Dan jenis hoaxs yang sering diterima paling banyak adalah tentang sosial politik (pilkada, pemerintah) dan Sara.

mastel.id

Hoaxs ini dijadikan alat untuk mempengaruhi opini publik.

Bisa dikatakan bahwa sekarang kita menghadapi ancaman baru, yaitu propaganda di media sosial. Hanya dalam waktu singkat, biaya yang murah dan sulit dilacak mampu mempengaruhi pikiran manusia (opini) secara masal.

Bentuk dari ancaman ini ada 3, provokasi yaitu kegiatan menyulut kebencian dan kemarahan, agitasi yaitu  hasutan kepada banyak orang (untuk mengadakan huru-hara, pemberontakan dsb) dan propaganda yaitu sebuah upaya disengaja dan sistematis untuk membentuk persepsi, memanipulasi alam pikiran atau kognisi dan mempengaruhi langsung perilaku agar memberikan respon sesuai yang dikehendaki oleh pelaku propaganda.

Teori dasar propaganda menurut menteri penerangan publik dan propaganda Nazi Paul Joseph Goebbels yaitu “Sebarkan kebohongan berulang-ulang kepada publik. Kebohongan yang diulang-ulang akan membuat publik menjadi percaya bahwa kebohongan tersebut adalah suatu kebenaran”.

Melihat bahaya di atas sudah seharusnya kita sebagai masyarakat khususnya pengguna internet untuk lebih bijak dan cerdas lagi dalam menggunakan sosial media. Jangan sampai dimanfaatkan oleh mereka yang mempunyai kepentingan. Jangan mudah percaya dan terlalu mudah untuk share informasi yang kita belum tahu akan kebenarannya.  Budayakan untuk tabayyun terlebih dahulu.

Mari bersama untuk menjadi masyarakat yang cerdas dalam bersosial media dan bijak dalam menyikapi hoaxs. Jaga jempolmu dan Lawan hoaxs, sekarang !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here