Mengatasi perubahan iklim dengan Go Green

0
1694

Perubahan iklim merupakan wacana global yang banyak di perbincangkan di indonesia maupun diseluruh dunia.Perubahan iklim sendiri merupakan berubahnya kondisi fisik atmosfer bumi antara lain suhu dan distribusi curah hujan yang membawa dampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan manusia.Perubahan iklim sekarang ini sudah tidak dapat kita hindari lagi,dimana manusia berperan besar terhadap perubahan iklim tersebut.Kebanyakan aktifitas manusia yang menjadi penyebab paling besar ,contohnya asap kendaraan bermotor yang kita gunakan setiap hari dan pembalakan atau penebangan hutan secara liar. Menurut Intergovermental Panel on Climate Change ( IPCC ) temperatur permukaan panas bumi rata-rata meningkat dari 0,3 Celcius menjadi 0,6 Celcius dalam kurun waktu 100 tahun terakhir, jika jumlah emisi gas rumah kaca terus terbentuk diatmosfir maka diperkirakan pada tahun 2030 temperatur bumi akan mengalami kenaikan sampai 1,5 Celcius- 4,5 Celcius.

Kenaikan temperatur ini sangat berpengaruh terhadap keseimbangan ekosistem,es di kutub bumi akan mencair yang membuat pulau-pulau di dunia akan tenggelam.

Dalam masalah perubahan iklim ini manusia sendiri sebagai salah satu penyebab utama terjadinya masalah ini dituntut untuk cepat tanggap dalam hal yang mengkhawatirkan ini,bagai mana tidak dalam 10 tahun terakhir kerusakan hutan di Indonesia mencapai 22,46 juta hektar. Artinya, rata-rata hutan indonesia rusak mencapai 1,6 juta hektar per tahun.Hutan sebagai paru-paru dunia sangat berperan dalam menanggulangi perubahan iklim yaitu untuk menyerap asap-asap berbahaya yang di keluarkan dari kendaraan bermotor maupun dari pabrik-pabrik.Dengan banyaknya hutan di dunia terutama di indonesia yang gundul membuat asap berbahaya tersebut tidak dapat tersaring yang membuat cahaya yang berasal dari matahari tidak dapat dipantulkan kembali dan membuat bumi semakin panas.

Hal yang dianggap sebelah mata tetapi menghasilkan dampak yang besar adalah pembakaran sampah (plastik organik maupun non organik) yang terus menerus sehingga menghasilkan smoke dan fog, penggunaan bahan bakar fosil, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuh-tumbuhan untuk mengabsorbsinya. Akibatnya akan terjadi yang namanya climate exchange atau perubahan iklim yang sangat drastis (ekstrim) yaitu efek rumah kaca(Green House Effect) yang dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer.Selain pembakaran,penggunaan AC dan kulkas yang mengandung zat CFC juga sangat berbahaya dimana zat kimia itu akan mempercepat penipisan lapisan ozon di bumi.

Dampak dari perubahan iklim sangat banyak yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari diantaranya:

1.Banjir

Telah dibahas diatas bahwa dampak perubahan iklim salah satunya adalah mencairnya es di kutub-kutub bumi.Es yang mencair ini menyebabkan debit air semakin tinggi.hal ini menyebabkan air yang ada dilaut bertambah banyak dan meluap ke daratan.

2.Bumi yang semakin panas

Perubahan iklim juga menyebabkan suhu bumi tiap tahun semakin panas,hal ini dipengaruhi karena sinar matahari yang jatuh kebumi tidak dapat di pantulkan kembali dan menyebabkan panas yang di timbulkan cahaya matahari tersebut akan terus berada dalam bumi.

3.Musim yang tidak menentu

Pada akhir Juli tahun 2010 yang seharusnya sudah kemarau, tetapi nyatanya di mana-mana masih hujan,Hal ini menandakan siklus perubahan musim sudah tidak dapat berjalan normal.

4.Kanker kulit

Penipisan lapisan ozon di stratosfer telah meningkatkan risiko serangan kanker kulit dan peningkatan temperatur akibat perubahan iklim dapat meningkatkan konsentrasi ozon permukaan yang merupakan salah satu pencemar udara utama yang dapat menyebabkan penyakit pernafasan

5.Mengurangi produktifitas tanaman

Karena musim yang semakin tak menentu membuat tanaman juga sulit beradaptasi,karena semakin panasnya bumi curah hujanpun juga semakin tinggi dan hal itu sangat memudahkan bibit penyakit berkembang biak.Hal ini tentu sangat merugikan bagi para petani.Sebagai contoh didesa saya produktifitas kedelai yang menjadi bahan pokok tempe turun derastis hal itu menyebabkan harga tempe menjadi mahal.

Sebagai warga indonesia yang baik mari kita galakkan menanam sejuta pohon.Dengan cara ini kita bisa mengurangi

dampak dari perubahan iklim.Dengan makin banyaknya pohon yang ditanam makin banyak pula asap-assap berbahaya yang menyebabkan perubahan iklim dapat tersaring.Selain menanam kita patut menjaga pohon-pohon yang telah dewasa agar tetap hidup. Tidak hanya itu kita bisa mengurangi dampak mengurangi dampak perubahan iklim dengan cara tidak menggunaka kendaraan bermotor dan beralih hidup lebih sehat dengan berjalan kaki.Karena dengan makin banyaknya pengguna kendaraan bermotor makin banyak pula asap yang ditimbulkan dan menyebabkan perubahan iklim yang dampaknya besar bagi kehidupan.

Kita bisa mengawali berjalan kaki dari kita sendiri,karena penerapan terhadap diri sendiri lebih sulit dari pada memerintah orang lain.Dan setelah kita terbiasa melakukan hal tersebut barulah kita mengajak teman,saudara,orang tua maupun setiap orang yang kita kenal untuk berjalan kaki.

Di indonesia banyak sekali gerakan-gerakan menyelamatkan bumi kita tercinta ini diantaranya menanam 1 juta pohon dan

Melakukan 5R (Rethink, Reduce, Reuse, Recycle, Replace) yaitu :

a. Rethink : yaitu merubah pola perilaku dalam hal produksi dan konsumsi suatu barang (produk) yang dihasilkan sehingga dapat dianalisis cara melakukan daur ulang terhadap produk tersebut.
b. Reduce : yaitu sebisa mungkin mengurangi penggunaan barang-barang atau material yang dipergunakan setiap hari karena semakin banyak barang yang digunakan maka makin banyak juga sampah yang dihasilkan.
c. Reuse : yaitu sebisa mungkin memilih barang-barang yang dapat digunakan kembali dan harus menghindari penggunaan barang-barang yang dispossable (sekali pakai). Hal ini dilakukan untuk memperpanjang waktu penggunaan suatu barang sebelum menjadi sampah.
d. Recycle : Sebisa mungkin barang-barang yang sudah tidak dipakai lagi dapat didaur ulang atau dimanfaatkan kembali misalnya plastik bekas detergen bisa kita gunakan untuk membuat berbagai hasta karya yang unik dan menarik contohnya tas.Dimana tas itu bisa kita jual,selain mendapatkan hasilnya kita pun juga telah melindungi alam kita dari bahaya global warming.
e. Recovery/Replace : Meneliti barang-barang yang dipakai sehari-hari kemudian mengganti barang-barang sekali pakai dengan barang yang lebih tahan lama.


Perubahan iklim memang mengerikan,tetapi apakah kita hanya berdiam diri meratapi ini semua. Perubahan terjadi jika kita mau bekerjasama jangan hanya mengandalkan pemerintah, mari kita bersama menjaga bumi kita tercinta.

Ayo selamatkan bumi kita!!!! Go green!!! we can make a change!!!