Pagari dengan Ilar-Ilar

0
83

Upaya antisipasi meluasnya kebakaran hutan dari wilayah Ngawi ke Magetan terus dilakukan Perhutani KPH Lawu Ds. Selain dibantu TNI-Polri, Perhutani juga mengerahkan masyarakat sekitar hutan. Kemarin (29/9), puluhan warga naik ke hutan lindung Gunung Lawu. ”Warga yang kami kerahkan ini sehari-hari mengelola hutan melalui program PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat, Red),” kata Administratur KPH Lawu Ds, Hadi Sulistio, kemarin (29/9).

”Pasukan” yang diterjunkan ke wilayah Magetan itu bertugas membuat ilar-ilar di sejumlah petak hutan yang dinilai rawan terbakar. Siang kemarin, sekitar 12 warga dari Desa Sukowidi Kecamatan Panekan yang tergabung PHBM Suko Lestari naik ke lereng Gentong. Rombongan ini didampingi oleh Sugito, mantri hutan setempat.

Selain itu, tim dari TNI-Polri, Perhutani dan masyarakat juga sudah membuat ilar-ilar sepanjang tujuh kilometer dengan lebar 4-5 meter di kawasan Ngiliran, masuk petak 53 lereng Lawu Selatan.

Kemarin, Dandim Magetan Letkol Inf Giyono juga memantau langsung hingga titik pembuatan ilar-ilar. Sebelumnya, Kapolres AKBP Jakub Prayogo juga telah memantau dari titik terdekat kebakaran pada Senin siang hingga petang.

”Sejauh ini, pembuatan ilar-ilar sangat efektif untuk mencegah api merembet hingga wilayah hutan Magetan. Yang dilakukan sekarang adalah patroli rutin di sepanjang ilar-ilar untuk mengecek apakah api bisa dikendalikan,” terang Dandim kepada koran ini, di lokasi terdekat kebakaran.

Untuk wilayah hutan di Panekan, saat ini kondisinya relatif aman. Karena, selain telah dibikin ilar-ilar sepanjang tujuh kilometer juga dibatasi oleh sungai. Hanya saja, tim TNI-Polri, Perhutani serta masyarakat tetap waspada. Tidak hanya itu, lokasi titik kebakaran juga cukup jauh dari pemukiman penduduk. (rif/isd)

jawapos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here