Raperda Pendidikan Jalan Ditempat

0
343

Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Magetan merasa prihatin dengan belum adanya regulasi yang mengatur tentang masalah pendidikan. Rapat rutin yang digelar DP kemarin meminta pemkab segera bekerjasama dengan DPRD untuk mengesahkan raperda pendidikan. “Adanya perda pendidikan akan menjawab masalah yang selama ini mengganjal. Misalnya soal regrouping sekolah, pungutan liar dan sebagainya,” kata Ketua DP Magetan, Syahrir.

DP sendiri sebenarnya sudah menerima informasi mengenai draft raperda yang kini sudah berada di bagian hukum Pemkab. Menurut Syahrir raperda pendidikan mestinya sudah menjadi agenda garapan dewan baru secepatnya. Dalam rapat DP yang dilakukan 35 hari sekali dan mengusung berbagai isu dan permasalahan soal pendidikan, masalah raperda pendidikan juga menjadi prioritas. Selain soal raperda pendidikan hal lain yang akan segera dikomunikasikan dengan Pemkab adalah TK model yang belum beroperasi walau sudah 5 tahun didirikan. Termasuk mutasi kepala sekolah yang harus sesuai mekanisme, penggabungan atau regrouping sekolah. Juga sekolah yang tidak memiliki kepala sekolah atau kekurangan guru.

Menurut Syahrir, TK model yang digagas Pemkab Magetan harus segera ada kejelasan termasuk kapan akan dioperasikan. Apalagi dalam pembangunannya dulu juga memakai dana negara. Demikian juga dengan posisi kepala sekolah yang seharusnya berganti 4 tahun sekali atau setidaknya 2 kali masa jabatan saja seringkali dilanggar. Padahal itu penting untuk penyegaran dan regenerasi pelaku pendidikan. “Kami sudah tak mau dengar lagi ada kepala sekolah sampai puluhan tahun, sampai pensiun tak pernah ada mutasi,” tegasnya.

Sedangkan soal penggabungan sekolah seharusnya dilakukan dengan segera dan melihat faktor penunjangnya. Misalnya bila jumlah murid terlalu sedikit atau kurang dari 60 siswa dan jaraknya berdekatan. Sekolah yang kekurangan guru menurut Syahrir juga perlu perhatian. Sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan lancar. “Kami akan meminta waktu pada bupati untuk bisa mengkomunikasikan semua ini,” pintanya. Sementara Kadindik Magetan, Bambang Trianto belum berhasil dihubungi terkait dengan desakan dari pengurus DP ini. (ari/tya)

jawapos
null

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here