Sekkab:Tidak Mungkin SE Itu Ditarik

0
289

Pemkab Magetan tidak akan menarik surat edaran (SE)tentang larangan operasional becak montor alias bentor.Sebab,langkah tersebut dinilai sudah sesuai dengan Undang-Undang No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.’Tidak mungkin SE itu ditarik.Karena undang-undangnya sudah jelas,’kata Sekretaris Kabupaten(Sekkab)Magetan,Abdul Azis.
Sebaliknya,Azis mengimbau kepada warga dan paguyuban bentor menaati hukum.Dengan mematuhi aturan tersebut, maka suasana akan nyaman.’Kalau hukum dipatuhi bersama,pasti ada kedamaian.Termasuk,masalah bentor ini,’terang sekkab yang juga ketua Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Magetanitu.

Dia mengatakan,pihaknya bersama polisi sudah mengambil langkah-langkah persuasif terkait dengan masalah bentor.Kalau pada akhirnya bentor kembali turun ke jalan,tentu undang-undang akan dijalankan.’Pendekatan persuasif sudah.Jadi,mari sama-sama mematuhi aturan,’ ujar Azis.

Sebagaimana diberitakan,bentor beberapa waktu lalu kembali turun ke jalan.Dengan tampilan baru yang dicat kuning,sejumlah abang bentor kembali mencari penumpang.Akhirnya,polisi pun mengambil langkah. Yakni,menindak sedikitnya 14 unit bentor karena dinilai melanggar UU No.22 tahun 2009.

Bentor dinilai tidak layak dan tidak memenuhi kelayakan persyaratan angkutan di jalan raya.Mereka akhirnya dikenai sanks itilang oleh petugas polantas Polres Magetan. Ketua Paguyuban Bentor Arif Junaidi mengaku masih menunggu keputusan pengadilan negeri.’Kami dalam posisi wait and see dengan putusan pengadilan,’ujar Arif.

Dia mengaku akan melakukan langkah advokasi dalam masalah ini.’Konteksnya sekarang bukan lagi bentor dan angkot.Akan tetapi,bagaimana elemen masyarakat terbawah ini bisa guyub.Kalau toh bentor oleh pengadilan dilarang,maka kami akan mengambils olusi lain yang sama-samamenguntungkan,’katanya.(rif/isd)

radarmadiun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here