Tak Ada Ujian Susulan

0
56

Ujian nasional (unas) SMP sederajat usai. Dinas Pendidikan (Dindik) memastikan tidak menggelar ujian susulan. Sebab, pada unas yang dimulai pada 29 Maret dan berakhir kemarin (1/4) tersebut semua peserta hadir.

Dikatakan, Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dindik, Yussy Hermawan, pelaksanaan Unas yang digelar di 19 sub rayon berjalan relatif lancar. Apalagi,  semua peserta Unas tidak ada yang absen. “Karena tidak ada yang absen, jadi tidak ada ujian susulan,” kata Yussy pada wartawan, kemarin.

Dia mengakui, memang ada sejumlah peserta Unas SMP dan MTs yang menderita sakit. Namun, hingga pelaksaan unas selesai, tetap bisa mengikutinya. ”Contohnya di SMP 1 Sukomoro. Walaupun sakit tetap ikut unas,” kata Yussy.

Jika kelompok SMP tidak ada ujian susulan, di tingkat SMA sederajat ada satu siswa yang terpaksa ujian susulan. Sebab, peserta tersebut sakit dan absen dalam satu mata pelajaran.

Data Dindik Magetan, peserta unas tingkat SMP sederajat diikuti 9.929 siswa. Itu dengan rincian tingkat SMP 7.646 anak dan MTs sebanyak 2.283 pelajar.

Kepala Dindik Bambang Trianto, mengaku bersyukur dalam unas tingkat SMP dan SMA sederajat di Magetan tidak ditemui persoalan. Seperti peredaran jawaban dan indikasi kebocoran soal. ”Mudah-mudahan hasil Unas SMP da SMA sesuai harapan. Paling tidak tingkat kelulusan bisa di atas 98 persen,” uja Bambang.

Saat ini, Dindik tengah menyiapkan ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) tingkat sekolah dasar. Bambang berharap, komitmen menggelar ujian dengan mengedepankan kejujuran terus dijaga. (rif/isd)

jawapos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here