Telaga Sarangan

24
609

Telaga Sarangan yang juga dikenal sebagai telaga pasir ini adalah sebuah telaga alami yang terletak di kaki Gunung Lawu, di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Berjarak sekitar 16 kilometer arah barat kota Magetan. Telaga ini luasnya sekitar 30 hektar dan berkedalaman 28 meter. Dengan suhu udara antara 18 hingga 25 derajat Celsius, Telaga Sarangan mampu menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya.

telaga-saranganTelaga Sarangan merupakan obyek wisata terkenal andalan Magetan. Di sekeliling telaga terdapat dua hotel berbintang, 43 hotel kelas melati, dan 18 pondok wisata. Di samping puluhan kios cendera mata, pengunjung dapat pula menikmati indahnya Sarangan dengan berkuda mengitari telaga, atau mengendarai kapal cepat. Fasilitas obyek wisata lainnya pun tersedia, misalnya rumah makan, tempat bermain, pasar wisata, tempat parkir, sarana telepon umum, tempat ibadah, dan taman.

Keberadaan 19 rumah makan di sekitar telaga menjadikan para pengunjung memiliki banyak alternatif pilihan menu. Demikian pula keberadaan pedagang kaki lima yang menawarkan berbagai suvenir telah memberikan kemudahan kepada pengunjung untuk membeli oleh-oleh. Hidangan khas yang dijajakan di sekitar telaga adalah sate kelinci.

Magetan juga tertolong dengan adanya potensi industri kecil setempat yang mampu memproduksi kerajinan untuk suvenir, misalnya anyaman bambu, kerajinan kulit, dan produk makanan khas seperti emping melinjo dan lempeng (kerupuk dari nasi).

Telaga Sarangan juga memiliki layanan jasa sewa perahu dan becak air. Ada 51 perahu motor dan 13 becak air yang dapat digunakan untuk menjelajahi telaga.

Telaga Sarangan memiliki beberapa kalender event penting tahunan, yaitu labuh sesaji pada Jumat Pon bulan Ruwah, liburan sekolah di pertengahan tahun, Ledug Sura 1 Muharram, dan pesta kembang api di malam pergantian tahun.

Pemkab setempat tengah membuat proyek jalan tembus yang menghubungkan Telaga Sarangan dengan obyek wisata Tawangmangu di Kabupaten Karanganyar. Proyek pelebaran dan pelandaian jalan curam yang menghubungkan dua daerah tersebut diharapkan selesai tahun 2007.

Obyek wisata ini dapat ditempuh dari Kota Magetan; dan lokasinya tak jauh dengan Air Terjun Grojogan Sewu, Tawangmangu (Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah).

Pemkab Magetan juga ingin mengembangkan Waduk Poncol (sekitar 10 kilometer arah selatan Telaga Sarangan) sebagai obyek wisata alternatif dan sebagai sarana untuk menanggulangi kekurangan air di beberapa daerah di Kabupaten Magetan.

(sumber : wikipedia)

24 COMMENTS

  1. Sarangan. Telaga penuh sensasi. Hehee. Siip artikelnya. Ditunggu postingan tempat pariwisata yg lainnya.

  2. wah… gambare kurang greget ……
    mbok yo… ambil sing eneng nilai promo wisatane….

    OK..thanxs untuk masukannya bang 🙂

  3. peneeeenn jalan” ke magetan ,,,
    ada referensii laen g tempat wisata selaeen d sarangan …

  4. sarangan..pariwisata yg jika d garap lebih bgus lagi akn menjadi pariwisata yg sngat bs dihandalkan oleh magetan. kerajinan kulit..jeruk pamelo..kerajinan bambu dan batik sidomukti.. hmm go magetan!

  5. ada yang bisa bantu untuk info hotel ditengah kota Magetan?kami ada rencana bawa rombongan tour ke Magetan bulan Februari 2010.

    Terima kasih
    .-= Dimas Satrio´s last blog ..Home =-.

    ada beberapa hotel yang letaknya di tengah kota, diantaranya hotel imelda, selengkapnya ditunggu info selanjutnya 🙂

  6. buat promosi,gambar bisa lebih bagus bila ditangkap dari jalan baru yang dari singo langu…jadi potensi sarangan juga bisa dinikmati dari jauh

  7. AKu mo liburan akhir bulan mei 2010, mo kesarangan…mohon infonya kondisi jalan baru dari sarangan ke tawangmangu…berapa km dan berapa menit. Karena setelah dari sarangan mau meluncur ke yogya..dari pada balik lagi mau yag jln tembusnya…terimakasih infonya

  8. Uhhhhhhhh….Sarangan Magetan ….. SWEEET …… COOL ……….

    I Like it…………..

  9. Asyiik sih di sarangan, TAPI, Gak Nyaman dg pengamennya yang banyak menghampiri wisatawan yg lagi duduk-duduk santai atau makan sate.
    Lagian Pedagang satenya banyak yang Bohong, Sate Ayam dibilang Sate Kelinci, (Padahal rasanya beda)
    Ini pengalaman saya berkunjung di Telaga Sarangan 9 kali. dan setiap kunjungan terus berulang. Tolong dong, bagi yg berwenang segera Menertibkan.
    Pengamennya banyak banget tuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here